Breaking News:

Maluku Terkini

Dikeroyok Saat Demo Kenaikan BBM di Tual, Aktivis HMI Lapor Polisi

Sejumlah kader HMI Cabang Tual-Marla yang tergabung dalam gerakan Amara babak belur dikeroyok oleh oknum masyarakat, aparat kepolisian dan Satpol PP.

Tangkapan layar
Mahasiswa dikeroyok saat demo tolak kenaikan BBM di Tual, Rabu (14/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari

TUAL, TRIBUNAMBON.COM -- Sejumlah kader HMI Cabang Tual-Marla yang tergabung dalam gerakan Amara babak belur dikeroyok oleh oknum masyarakat, aparat kepolisian dan Satpol PP di Kota Tual, Rabu (14/9/2022) sore kemarin.

Atas kejadian premanisme itu, HMI Cabang Tual-Marla secara kelembagaan mendatangi Polres Tual untuk membuat laporan polisi (LP).

Hal ini diungkapkan Ketua Umum HMI Cabang Tual-Malra, Ali Hanafi.

"Kami melakukan aksi kemarin itu sebelum iring-iringan Presiden Jokowi tiba di Kota Tual," ujar Ali, kepada TribunAmbon.com, Kamis (15/9/2022).

Sebelumnya, pihaknya pun tidak tahu terkait ihwal kunjungan Presiden Jokowi di Kota Tual.

Pasalnya, dari surat pemberitahuan yang dimasukkan, pihaknya telah mencantumkan jadwal aksi yakni Rabu (14/9/2022).

"Aksi kami tidak punya hubungan dengan jadwal presiden ke Kota Tual dan Maluku Tenggara," tuturnya.

Baca juga: Dikeroyok hingga Babak Belur, Ini Kronologi Pemukulan Mahasiswa Saat Kedatangan Jokowi di Malra

Baca juga: Demo Tolak Kenaikan BBM di Tual Saat Kedatangan Jokowi Ricuh, Mahasiswa Dikeroyok hingga Babak Belur

Walhasil, para demonstran saat melakukan orasi, tiba-tiba kader HMI dan beberapa massa aksi sudah dipaksa berhenti oleh aparat.

"Saat kami ingin membubarkan diri di sekitar komplek Wearhir Kota Tual, tiba-tiba kader HMI di keroyok oleh oknum Satpol PP, polisi dan masyarakat," jelas Ali.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved