Breaking News:

Maluku Terkini

Terlibat Masalah Hukum, Azis Tunny Tunjuk Hamka Karepesina jadi Plt Ketua HIPMI Maluku

Penunjukan itu berdasarkan surat mandat yang dikeluarkan Ketua HIPMI Maluku, Aziz Tunny nomor 001/KETUM/BPBD-HIPMI-MALUKU/IX/22.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Instagram Azis Tunny
Azis Tunny, Ketua HIPMI Maluku. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua HIPMI Maluku Tengah, Hamka Karepesina ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua BPD HIPMI Maluku gantikan posisi Azis Tunny, Selasa (13/9/2022).

Penunjukan itu berdasarkan surat mandat yang dikeluarkan Ketua HIPMI Maluku, Aziz Tunny nomor 001/KETUM/BPBD-HIPMI-MALUKU/IX/22.

"Iya, benar per hari ini saya dipercayakan untuk menjabat sebagai pelaksana tugas Ketum BPD HIPMI Maluku gantikan sementara posisi Azis Tunny," kata Hamka Karepesina kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Rabu (14/9/2022).

Dijelaskan, penunjukan itu lantaran Azis Tunny sedang menghadapi masalah hukum.

Ia berharap, doa terbaik dari semua pihak untuk dirinya dapat menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya.

"Karena alasan itu kemudian Azis Tunny menunjuk saya sebagai pelaksana tugas," ungkapnya.

Lanjut dia, kebijakan tersebut dibuat agar dirinya lebih fokus menghadapi masalah yang tengah dihadapinya, sekaligus tidak ingin nama HIPMI digiring-giring ke masalah pribadinya.

Baca juga: Polisi Periksa Azis Tunny terkait Kasus Dugaan Pemerasan Pedagang di Ambon

Baca juga: Viral Dugaan Azis Tunny Peras Pedagang Pasar Mardika, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Diberitakan, beredar sebuah rekaman suara pengakuan seorang perwakilan pedagang di Pasar Mardika Ambon, Alham Valeo yang ditagih hingga ratusan juta rupiah oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku, Asiz Tunny.

Rekaman suara berdurasi 16 menit 26 detik itu memperdengarkan percakapan antara Alham Valeo alias Abang Al yang merupakan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Mardika Ambon (APMA) dengan seorang yang mengaku orang dekatnya Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Al mengaku, Azis Tunny berdalih akan menyetor uang tersebut ke Gubernur Murad agar memberikan izin pembangunan lapak di atas trotoar.

Tak hanya itu, uang yang ditagih juga disebutkan, dipakai untuk keperluan pribadi, saat Azis tengah mengurusi pemilihan HIPMI.

Buntut masalah itu, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) se-Maluku nyatakan mosi tidak percaya kepada Ketua HIPMI Maluku, Azis Tunny.

Melalui konferensi pers di Basnup Cafe Ambon, Senin (12/9/2022), mereka juga meminta Azis Tunny segera mundur dari jabatan Ketua HIPMI Maluku. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved