Breaking News:

Maluku Terkini

DEMO, Mahasiswa di Namlea Minta Penjabat Bupati Buru Djalaludin Salampessy Mundur

Mahasiswa di Namlea meminta Penjabat Bupati Buru, Djalaludin Salampessy mundur dari jabatannya.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Ist
Puluhan mahasiswa di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, gelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Buru, Selasa (13/9/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Mahasiswa di Namlea meminta Penjabat Bupati Buru, Djalaludin Salampessy mundur dari jabatannya.

Itu dikarenakan Djalaluddin Salampessy dinilai tak mampu menyelesaikan sejumlah persoalan di Kabupaten Buru.

Termasuk salah satunya persoalan tambang emas Gunung Botak.

Hal tersebut disampaikan salah satu demonstran saat berorasi di Kantor Bupati Buru, pada Selasa (13/9/2022).

Ungkapan tersebut sebagai bentuk kekecewaannya karena tidak ditemui oleh Penjabat Bupati Buru, Djalaludin Salampessy

"Kami sudah berkali-kali kesini tapi pak Bupati tak pernah mau menemui kami, jadi pak bupati mending mundur saja jika tak mau dengarkan jeritan masyarakatnya" kata Mursalin Sowakil.

Baca juga: Jabat Penjabat Bupati, Djalaludin Salampessy Janji Majukan Kabupaten Buru

"Penjabat Bupati Buru cuman menikmati ruangan ber-AC, sehingga dirinya lupa masyarakat kecil yang menderita, serta tidak mampu dalam mengelola pemerintahan di Kabupaten Buru," imbuhnya.

Ia menjelaskan, masyarakat butuh kepastian terkait Tambang Emas Gunung Botak.

Karena kehidupan masyarakat kabupaten Buru tergantung hal tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved