Breaking News:

Pedagang Mardika Diperas

Nyatakan Mosi Tidak Percaya, BPC HIPMI se-Maluku Minta Azis Tunny Mundur dari Jabatan

Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) se-Maluku nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua HIPMI Maluku, Azis Tunny.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Mesya
PEDAGANG PASAR MARDIKA: BPC HIPMI se-Maluku nyatakan mosi tidak percaya terhadap Ketua HIPMI Maluku, Azis Tunny, Senin (12/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) se-Maluku nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua HIPMI Maluku, Azis Tunny.

Mosi Tidak Percaya terhadap Azis Tunny lantaran ia diduga telah memeras pedagang di Pasar Mardika Ambon hingga ratusan juta.

Adapun mosi tidak percaya terhadap Azis Tunny itu dibacakan Ketua BPC HIPMI Buru Selatan (Bursel), Zulhano Souwakil melalui konferensi pers di Basnup Cafe Ambon, Senin (12/9/2022), dengan bunyi sebagai berikut;

  1. Kami BPC HIPMI se-Maluku telah menyatakan mosi tidak percaya kepada saudara Ketum BPD HIPMI Maluku, Azis Tunny
  2. Sebagai pemegang mandat Musda kami BPC HIPMI se-Maluku mendesak BPD HIPMI Maluku segera merespon sikap mosi tidak percaya sebagaimana yang diatur dalam mekanisme organisasi
  3. Pernyataan atau klarifikasi yang disampaikan oleh Ketum BPD HIPMI Maluku, Azis Tunny sama sekali tidak melindungi citra dan martabat organisasi
  4. Kami meminta kepada saudara Ketum BPD HIPMI Maluku agar segera bermartabat menyatakan mundur dari jabatan Ketum BPD HIPMI Maluku
  5. Kami minta BPP HIPMI untuk segera bertindak dan mengambil langkah organisasi untuk menyelamatkan HIPMI Maluku

Souwakil menjelaskan, sudah ada tujuh surat Mosi Tidak Percaya terhadap Azis Tunny dari BPC kabupaten/kota di Maluku.

“Jadi jumlahnya 2/3 dari semua BPC yang ada,” kata Souwakil.

Ia mengaku atas kejadian itu, semua BPC HIPMI se-Maluku sangat merasa terganggung.

Sehingga, nama baik organisasi HIPMI harus segera diselamatkan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

“Organisasi ini harus segera diselamatkan dalam waktu yang singkat-singkatnya karena kami jujur tadi kami ulangi bahwa kami di BPC di masing-masing kabupaten/kota cukup terganggu dan merasa imbas dari viralnya opini yang melibatkan kami,” tandas Souwakil.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved