Breaking News:

Maluku Terkini

Gubernur Murad Ismail Perintahkan Bupati dan Wali Kota Data Anak-Anak Penderita Bibir Sumbing

Gubernur Maluku, Murad Ismail menginstruksikan kepada Bupati dan Wali Kota untuk segera mendata anak-anak penderita bibir sumbing di Provinsi Maluku.

Pemprov Maluku
Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya menginstruksikan Bupati dan Wali Kota mendata anak penderita bibir sumbing agar segera mendapat penanganan, Minggu (11/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Maluku, Murad Ismail menginstruksikan kepada Bupati dan Wali Kota untuk segera mendata anak-anak penderita bibir sumbing di Provinsi Maluku.

Pendataan tersebut, kata Murad Ismail, agar seluruh anak-anak penderita bibir sumbingdi Maluku bisa mendapat penanganan.

"Saya berharap Bupati dan wali Kota melaui OPD terkait melakukan pendataan. Kenapa? Ini harus kita tangani, karena itu akan mengurangi rasa percaya diri mereka. Kita tahu bahwa rasa percaya diri adalah modal besar ketika anak kita akan berkembang. Tanpa rasa percaya diri yang baik, anak-anak tidak akan berkembang dengan baik pula,” kata Gubernur Murad Ismail di sela-sela acara Kalesang Negeri Murad Ismail Berbagi, di Lapangan Hatukau, Batu Merah, Minggu (11/9/2022).

Dijelaskan, bibir sumbing merupakan kondisi celah bibir bagian atas dan langit-langit mulut, dan merupakan kelainan bawaan yang sering dijumpai di masyarakat.

Baca juga: Bodewin Wattimena: Setiap Tanggal 7 ASN di Ambon Wajib Beli Produk UMKM

Baca juga: Di Hadapan Sandiaga Uno, Bodewin Wattimena Ungkap Inovasi Pengembangan Ekonomi Kreatif di Ambon

Dari segi psikososial, anak-akan merasa minder saat bergaul dengan teman sebayanya.

"Tidak sedikit dari anak-anak merasa minder, kemudian enggan melanjutkan sekolah. Jika ini tidak tertangani akan menjadi permasalahan bagi anak-anak yang merupakan penerus bangsa," jelasnya.

Lanjutnya, saat meninjau Pasar di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dirinya bertemu dengan dua orang anak penderita bibir sumbing.

"Saya sedih. Kasihan anak-anak ini, jika tidak segera ditangani. Saat itu, saya langsung minta nomor telepon orangtuanya, nantinya kita panggil ke Ambon untuk operasi," tambahnya.

Operasi celah bibir, sebut Gubernur, selain membantu meringankan beban keluarga kurang mampu, juga berdampak besar, terutama bisa mengembalikan kepercayaan diri penderita, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus masa depan bangsa.

"Kasihan jika tidak tertangani. Anak anak itu pasti minder, yang membuat mereka tidak bisa berkembang, sehingga harus kita tangani segera, Untuk itu, Bupat Wali Kota, saya harapkan, jika ada anak anak yang lahir bibirnya sumbing tolong dicatat dan dibawa ke Ambon. Anak-anak ini harus menjadi perhatian kita bersama. Jika ada kesulitan, sampaikan kepada saya," tegasnya.

Murad menegaskan, tidak akan mundur selangkah pun untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

"Jika ada persoalan, diberitahukan kepada saya. Insha Allah, saya akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat saya yang ada di Maluku," tandas Gubernur. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved