Breaking News:

Ambon Hari Ini

Bodewin Wattimena: Setiap Tanggal 7 ASN di Ambon Wajib Beli Produk UMKM

Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mewajibkan ASN di Ambon membeli produk UMKM setiap tanggal 7.

Adjeng
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyebutkan, Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) mampu berperan mengentaskan kemiskinan di Maluku, Minggu (11/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mewajibkan ASN di Ambon membeli produk UMKM setiap tanggal 7.

“Setiap tanggal 7 bulan berjalan ASN di Ambon wajib berbelanja produk UMKM, dan ini diatur dengan perwali,” kata Bodewin Wattimena kepada Menteri Sandiaga Uno di Ambon, Minggu (11/9/2022).

Bahkan, Pemkot Ambon memberikan ruang di setiap sudut Balai Kota untuk UMKM memasarkan produknya.

Selain itu, lanjutnya, Pemkot Ambon juga akan berupaya secara rutin menggelar pameran atau expo UMKM untuk menilai sejauh mana UMKM mengembangkan usahanya.

“Pemkot juga akan mengoperasikan rumah kemasan untuk membantu UMKM dalam meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan, juga dengan mendorong agar UMKM dapat mengurus izin dan sertifikasi yang diperlukan dari instansi terkait, sehingga pemasaran produk mereka lebih luas jangkauannya,” bebernya.

Baca juga: Di Hadapan Sandiaga Uno, Bodewin Wattimena Ungkap Inovasi Pengembangan Ekonomi Kreatif di Ambon

Hal ini disampaikan kepada menteri Sandiaga Uno untuk menegaskan Pemkot Ambon terus berupaya meningkatkan perekonomian di Kota Ambon melalui UMKM.

Sementara itu, Menteri Sandiaga Uno mengatakan, keberadaan UMKM memiliki kemampuan sebagai juru selamat perekonomian Indonesia.

“UMKM memberikan solusi di tengah biaya hidup yang terus naik dampak dari kenaikan BBM, namun UMKM tetap tangguh beradaptasi, berinovasi dan kolaborasi. UMKM memiliki kemampuan sekali lagi, sebagai juruselamat perekonomian,” ujar Sandiaga.

Dikatakan UMKM menciptakan 97 persen lapangan kerja, untuk itu guna membangkitkan peluang usaha, Kemenparekraf RI menyelenggarakan program AKI yang merupakan program pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik, di sejumah kabupaten/Kota di Indonesia.

“Khusus untuk Ambon ini AKI yang pertama, namun kami sudah menemukan getaran dan resonasi bangkitnya peluang usaha, karena sub sektor musik menghadirkan banyak peluang,” tandasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved