Breaking News:

Nasional

Hasil Uji Lie Detector Ferdy Sambo Tidak Diumumkan ke Publik, Polri: Pro Justitia untuk Penyidik

Diketahui uji poligraf Ferdy Sambo digelar selama enam jam mulai dari pukul 13.00 WIB hingga 19.00 WIB di Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim, Se

Editor: Adjeng Hatalea
(Tangkapan Layar/YOUTUBE KOMPAS.com)
Irjen Ferdy Sambo turut dihadirkan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada Selasa (30/8/2022). (Tangkapan Layar/YOUTUBE KOMPAS.com) 

TRIBUNAMBON.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak mengumumkan hasil uji poligraf atau pemeriksaan dengan alat tes pendeteksi kebohongan tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo.

Diketahui uji poligraf atau Lie Detetector  Ferdy Sambo digelar selama enam jam mulai dari pukul 13.00 WIB hingga 19.00 WIB di Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim, Sentul, Kamis (8/9/2022). 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, hasil uji Lie Detetector  Ferdy Sambo pro justitia oleh penyidik.

Artinya, kewenangan dan untuk kepentingan penyidik saja.

“Hasil uji lie detector atau poligraf pro justitia untuk peyidik, info labfor pemeriksaan sampai jam 19. Hasilnya apakah sudah selesai itu domainnya labfor dan penyidik,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jumat (9/9/2022).

Adapun sebelumnya empat tersangka lain juga telah menjalani pemeriksaan uji poligraf.

Mereka adalah Putri Candrawathi (istri Sambo), Bharada E atau Richard Eliezer (ajuan Sambo), Bripka Ricky Rizal (ajuan Sambo), dan Kuat Ma’ruf (asisten rumah tangga Sambo).

Baca juga: Sebelum Fakta Terungkap, Ferdy Sambo Berani Bohongi Kapolri, Rela Menangis hingga Bersumpah

Terhadap hasil uji poligraf dari tersangka Putri Candrawathi, Polri juga tidak mengungkapkan hasilnya ke publik.

“Itu kewenangan pnyidik, karena hasil poligraf pro justitia untuk kepentingan penyidik, silahkan tanyakan penyidik,” ucap Dedi saat dihubungi, Kamis kemarin.

Sementara itu, hasil poligraf terhadap tersangka Richard, Ricky, dan Kuat disebut terbukti no deception indicated atau jujur.

Namun, Andi tidak memberikan rincian soal pertanyaan apa saja yang ditanyakan dalam pemeriksaan tersebut.

"Barusan saya dapat hasil sementara uji poligraf terhadap RE, RR, dan KM. Hasilnya no deception indicated alias jujur," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, pada 6 September 2022.(*)

 

(Kompas.com / Rahel Narda Chaterine / Diamanty Meiliana)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved