Breaking News:

HUT Kota Ambon

HUT ke-447 Kota Ambon, Jafry Taihuttu Sayangkan Kamtibmas di Pasar Mardika Belum Terselesaikan

Menurut Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu, HUT ke-447 Kota Ambon yang usianya sudah terbilang sangat tua ini disayangkan, karena persoala

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Mesya
HUT KOTA AMBON: HUT ke-447 Kota Ambon, Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu sayangkan Kamtibmas di Pasar Mardika belum terselesaikan, Rabu (7/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-447 Kota Ambon jatuh pada 7 September 2022 hari ini.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu, HUT ke-447 Kota Ambon yang usianya sudah terbilang sangat tua ini disayangkan, karena persoalan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Pasar Mardika belum bisa teratasi dengan baik.

Kata dia, dari data Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, pada kawasan ini, tingkat kriminalitas masih cukup tinggi.

"Kalau data Polresta Ambon, angka kriminalitas di Pasar Mardika Ambon cenderung mengalami kanaikan. Saya kira kita mesti kasih atensi untuk masalah-masalah seperti ini," kata Jafry Taihuttu kepada wartawan, Rabu (7/9/2022).

Dijelaskan, aksi pencopetan, kekerasan hingga penganiayaan kerap terjadi di wilayah ini.

Namun, soal penanganan itu belum terselesaikan dengan baik.

Faktanya, banyak warga yang masih mengeluhkan soal jaminan keamanan di kawasan tersebut.

Menurutnya, memang persoalannya amat sangat rumit, karena campur aduk berbagai macam kepentingan di lokasi tersebut sehingga memicu adanya tindakan kriminalitas.

Herannya, meskipun itu sudah berulang, tapi masalah tak terselesaikan dengan baik.

Sekiranya jika itu tertangani tuntas, maka ada efek jera sehingga yang lain pun tak berani bertindak.

Baca juga: Kado Pahit HUT ke- 447 Kota Ambon; Pemkot Resmi Naikkan Tarif Angkot, Berikut Tarifnya

"Dan ini bukan hanya terjadi di Mardika tapi misalnya juga di kawasan Amplaz. Faktor ekonomi yang mewarnai seluruh aktivitas pasar sampai memicu banyak hal," ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengakui jika ini menjadi kegagalan bersama.

"Nanti kita tuntaskan dengan pihak-pihak terkait. Sebab Ambon aman dan nyaman itu bukan hanya soal terwujudnya pembangunan dari aspek infrastruktur tapi juga soal Kamtimbas yang terjamin di setiap wilayah di Kota berjuluk manise ini," tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved