Breaking News:

Ambon Hari Ini

Nurhajati Ungkap Pembangunan Rumah Singgah Gelandangan dan Pengemis di Ambon Terkendala Anggaran

Pembangunan rumah singgah bisa membutuhkan anggaran mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta.

Mesya
Kepala Dinsos Ambon, Nurhajati Jasin ungkap pembangunan rumah singgah untuk tempat penampungan warga yang mengalami masalah sosial seperti gelandangan dan pengemis terkendala anggaran, Minggu (4/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon, Nurhajati Jasin ungkap pembangunan rumah singgah untuk tempat penampungan warga yang mengalami masalah sosial seperti gelandangan dan pengemis terkendala anggaran.

"Kita belum bisa miliki rumah singgah karena memang terkendala anggaran," kata Nurhayati Jasin, Minggu (4/9/2022).

Padahal, Nurhayati Jasin menyebut pembangunan rumah singgah sangat diperlukan untuk penanganan masalah sosial, termasuk pembinaan terhadap gelandangan dan pengemis.

Kata dia, pembangunan rumah singgah bisa membutuhkan anggaran mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta.

"Jadi memang butuhkan anggaran yang tidak sedikit," ucapnya.

Ia berharap, masalah

Baca juga: Ada Rumah Singgah Gratis untuk Warga Ambon yang Berobat di Makassar

ini bisa menjadi perhatian penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.

“Mudah-mudahan ini menjadi perhatian pak wali," harapnya.

Diberitakan, berdasarkan data Dinsos Ambon, tercatat sebanyak 300 gelandangan dan pengemis yang tersebar di Kota Ambon.

Mereka biasa ditemui di beberapa titik misalnya di jembatan penyeberangan orang (JPO) Maluku City Mall (MCM), underpass depan kantor Badan Pertanahan Negara (BPN), rumah-rumah kopi dan di kawasan lampu merah.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved