Kenaikan Harga BBM
Harga BBM Naik, Pertamina Pastikan Stok di Maluku Aman
Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Edi Mangun mengatakan, penyesuaian harga ini akan terus diimbangi dengan ketersediaan stok, s
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) resmi dinaikan Pemerintah Pusat, Sabtu (3/9/2022.
Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Edi Mangun mengatakan, penyesuaian harga ini akan terus diimbangi dengan ketersediaan stok, serta jaminan distribusi ke seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Indonesia.
Pertamina disebutkannya, menjamin akan penyaluran BBM yang merata bagi masyarakat.
Dirincikannya stok Pertalite tercatat pada tingkat 23 hari.
Sementara Solar pada tingkat 24 hari dan Pertamax dengan ketahanan 28 hari.
“Kondisi stock BBM subsidi maupun non subsidi yang ada di wilayah Papua Maluku dalam kondisi Aman. Ketahanan stock pertalite tercatat pada tingkat 23 hari, Solar pada tingkat 24 hari dan Pertamax dengan ketahanan 28 hari. Dengan rata-rata ketahanan produk diatas 20 hari tersebut maka dinilai posisi ketahanan stock Papua Maluku dalam kondisi Aman” kata Mangun dalam rilis, Minggu (4/9/2022).
Lanjutnya, ada perbedaan harga jual Pertamax, yakni Rp 14.850 per liter untuk wilayah Papua Maluku atau daerah dengan besaran pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 7,5 persen.
Harga baru ini sudah sesuai dengan regulasi Kepmen ESDM No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU).
Baca juga: Harga BBM Subsidi Naik, Pedagang Bensin Eceran Rela Hanya Ambil Untung Rp. 1000 Demi Tetap Jualan
Jika dibandingkan dengan produk RON 92 lainnya, harga Pertamax ini masih tergolong paling kompetitif.
Produk lain dengan RON sama memiliki harga yang lebih tinggi dari pada harga BBM milik Pertamina
Mangun berharap Masyarakat tak perlu khawatir dengan ketersediaan stok di Maluku.
“Ini adalah komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional. Dari segi harga, tetap dijaga pada tingkat yang paling kompetitif. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, dan dihimbau dapat membeli dan mengkonsumsi BBM sesuai dengan kebutuhannya," jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/SPBU-pohon-Pule-harga-bbm.jpg)