Breaking News:

Info Daerah

7 Bulan Akses Jalan di Kecamatan Fena Leisela Putus, Warga dan Mahasiawa Serbu Kantor DPRD Buru

jalan rusak dari Desa Wamlana menuju Dataran Rata, di Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru, Maluku

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Warga Kecamatan Fena Leisela berunjukrasa di depan kantor DPRD Buru, Rabu (31/8/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia 

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Puluhan masyarakat adat dari Dataran Rana serta mahasiswa berunjukrasa di kantor DPRD Buru, Rabu (31/8/2022).

Dalam aksi itu, para demonstran meminta wakil rakyat mendesak pemerintah daerah segera memperbaiki jalan rusak dari Desa Wamlana menuju Dataran Rata, di Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru, Maluku. 

Salah seorang pengunjuk rasa, Elfis Hukunala menyatakan jalan di kecamatan Fena Leisela rusak parah dan 7 bulan terputus. 

"Kami harapkan anggota DPRD buru dan Pemda bisa melihat kondisi jalan di Wamlana-Rana, agar secepatnya diperbaiki," kata Hukunala.

Disebutkan, kerusakan jalan juga berdampak terhadap ekonomi hingga pendidikan.

Baca juga: Gubernur Pastikan Keamanan Kunjungan Presiden Jokowi di Perbatasan Maluku, Ini Agenda Lengkapnya

Baca juga: AWAS Batal Terbang, Calon Penumpang Bisa Vaksin Booster di Bandara Pattimura

"Karena jalan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, akhirnya pendidikan mandek, ibu-ibu ingin melahirkan atau ada orang sakit tidak bisa dirujuk ke rumah sakit," ujarnya.

Dia pun menilai, pemerintah daerah tidak peduli terhadap masyarakat di Kecamatan Fena Leisela

"Selain pendidikan dan kesehatan yang menjadi kendala, ini juga soal pembangungan, karena mau membangun infrakstruktur di desa yang ada di Dataran Rana, tapi kasian akses jalan tidak bisa dilalui," ungkap Hukunala.

Adapun point tuntutan aksi, yaitu;

1. Masyarakat Danau Rana minta Penjabat Bupati Buru dan DPRD agar dapat memperhatikan kondisi jalan rusak Wamlana-Rana.

2. Meminta Penjabat Bupati Buru dan DPRD meninjau lokasi pekerjaan konstruksi jalan Wamlana-Rana yang dinilai rusak parah.

3. Meminta Pemda Buru dan DPRD lakukan penggusuran dan perluasan jalan Wamlana-Rana.

4. Minta DPRD Buru memanggil Kadis PUPR, Kadis BPBD, Kepala Bappeda, untuk hering bersama masyarakat Danau Rana, membahas soal jalan rusak di Wamlana-Rana. (*) 

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved