Senin, 4 Mei 2026

Ambon Hari Ini

AWAS! Ini 5 Daerah di Kota Ambon Rawan Gigitan Anjing Rabies

28 orang terjangkit karena digigit Hewan Pembawa Rabies (HPR) yaitu anjing pada Senin 22 Agustus 2022  dan di waktu lain yang berdekatan.

Tayang:
tribun Bali
Ilustrasi Anjing Rabies - Bocah 6 Tahun di Tabanan Diserang Anjing Rabies, Menderita Luka Gigitan di Lengan hingga Jari. 

TRIBUNAMBON.COM --  Masyarakat Kota Ambon harus waspada terhadap anjing rabies.

Seperti diketahui, virus rabies telah merebak di Kota Ambon.

"Sudah 28 orang yang positif akibat gigitan anjing pembawa rabies," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon, Denny Nendissa .

Kasus virus rabies tersebut akibat dari gigitan Anjing.

Pemerintah terus tingkatkan pengawasan terhadap hewan anjing yang terdeteksi terjangkit rabies.

Dilaporkan bahwa semua kasus virus rabies terjadi dalam sepekan ini.

28 orang terjangkit karena digigit Hewan Pembawa Rabies (HPR) yaitu anjing pada Senin 22 Agustus 2022  dan di waktu lain yang berdekatan.

Nendissa pun meminta seluruh masyarakat agar segera melapor jika menemukan anjing yang menunjukkan ciri-ciri rabies.

Menurut data yang diperoleh, 28 kasus gigitan anjing rabies yang terjadi di Agustus 2022 ini di antaranya di kawasan Kadewatan, Skip, Swalayan Citra, Gang Dasilva, dan Mardika Kota Ambon.

"Sudah ada lima kawasan ditemukannya kasus rabies," kata Nendisa.

Baca juga: 2000 Ekor Anjing di Ambon Rawan Terinfeksi Rabies

Baca juga: Banyak Warga Ambon Digigit Anjing Rabies, Dinas Pertanian: Stok Vaksin Rabies Sangat Sedikit

Untuk itu, dia mengajak semua masyarakat waspada dan memelihara anjing dengan sehat bebas dari rabies.

Dia melanjutkan, hingga Selasa (30/8/2022) hari ini, total ada 28 warga Kota Ambon jadi korban gigitan anjing rabies.

Dari kejadian tersebut, petugas telah melakukan penyisiran hingga mengeliminasi beberapa anjing liar dan berhasil melakukan vaksinasi rabies darurat.

Namun belum semua anjing-anjing di Kota Ambon divaksin karena minimnya stok.

“Kita juga kan ada keterbatasan vaksin," ucapnya.

Dia juga mengimbau, bagi warga Kota Ambon yang tergigit anjing rabies untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat untuk ditangani agar segera mendapatkan vaksin.

Selain itu, bagi warga Kota Ambon harus meningkatkan kewaspadaan akan anjing rabies

Pasalnya, 2.000 ribu ekor anjing di Ambon rawan terinfeksi rabies karena belum menerima suntikan vaksin rabies.

Kronologi virus rabies di Ambon

Berikut penjelasan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy.

Kronologi pertama dilaporkan, pada Senin 22 Agustus 2022 sebanyak 12 warga Ambon digigit anjing rabies.

Kata dia, 12 warga Ambon digigit anjing rabies berada pada lokasi yang berbeda-beda.

Yakni kawasan Kadewatan, Skip, Swalayan Citra, Gang Dasilva, dan Mardika Kota Ambon.

Belasan warga itu mendapat perawatan medis di sejumlah Puskesmas yang ada di Kota Ambon.

"Bukan terima laporan tapi kita langsung menangani pasien yang digigit anjing rabies sebanyak 12 orang. Mereka ini digigit di Belakang Soya, dan Pasar dan beberapa lokasi lainnya, " ungkapnya.

Lanjut dia, korban gigitan anjing rabies ini kondisinya juga sudah membaik. 

Ia meminta jika ada warga Kota Ambon yang tergigit anjing rabies untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat untuk ditangani.

“Stok vaksinnya memang aman tapi kalau ada yang kena gigitan harus langsung melapor ya dan tetap waspada,” tandas Pelupessy.

Dinkes juga telah bekerjasama untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar hewan peliharaannya terutama anjing untuk divaksin.

Masyarakat juga diimbau tetap memantau kesehatan hewan terutama anjing jika menunjukan ada kejanggalan dan gejalah rabies agar langsung melaporkan kepada pihak kesehatan untuk segerah dilakukan Langka pencegahan. 

Keesokan harinya, bertambah 14 korban lainnya.

Dan Rabu (24/8/2022) hari ini bertambah lagi dua orang lainnya.

Hingga hari ini belum ada penambahan kasis.

Warga kena gigitan anjing rabies juga berada pada lokasi yang berbeda-beda yakni seputaran Kadewatan, Skip, Swalayan Citra, Gang Dasilva, dan Mardika Kota Ambon. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved