Breaking News:

Maluku Terkini

Mabuk, Pria di Namlea Ini Tikam Orang di Pesta Pernikahan, Kini Ditangkap Polisi

Kini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Buru untuk proses lebih lanjut, agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Polres Buru
Tim Marsegu Polres Buru menangkap pelaku penikamanan saat acara pernikahan di salah satu hotel yang ada di Namlea, Kabupaten Buru, Minggu (28/8/2022) dini hari. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Tim Marsegu Polres Buru menangkap pelaku penikamanan saat acara pernikahan di salah satu hotel yang ada di Namlea, Kabupaten Buru, Minggu (28/8/2022) dini hari.

Kanit Opsnal/ Katim Marsegu Polres Pulau Buru, Bripka Hasan Lessy mengatakan pelaku berinisial RK menikam J saat acara pernikahan.

Pihaknya menangkap pelaku kurang dari 12 jam setelah peristiwa penikaman itu terjadi.

Pelaku penikaman ini berhasil diringkus polisi di Pasar Inpres Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Minggu (28/8/2022).

"Kejadian ini berawal dari minum minuman keras (miras) di lokasi pesta," kata Lessy.

Baca juga: Jalan di Huamual Seram Bagian Barat Sudah 20 Tahun Tak Diperbaiki

Lessy melanjutkan, karena sudah dalam pengaruh miras, terjadi adu mulut antara pelaku, lalu pelaku melakukan penikaman.

Dirinya mengungkapkan, dari kejadian tersebut, mengakibatkan korban mengalami luka sobek sebanyak 17 jahitan, di dada sebelah kiri.

"Setelah mendapatkan laporan, tim membuat pengembangan dan berhasil menemukan terduga pelaku, yang sementara berada di Pasar Inpres Namlea, dan langsung dilakukan penangkapan," ungkapnya.

Kemudian, dalam proses penangkapan tersebut, pelaku mencoba membuat perlawanan, dan hampir menikam anggota Tim Marsegu, menggunakan pisau/ badik yang digunakan pelaku untuk menikam korban.

"Pelaku sebelumnya berusaha menyerang anggota, namun dapat dihalau, dan dia pun berhasil diamankan," ujar Lessy.

Kini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Buru untuk proses lebih lanjut, agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Lessy juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman keras (Miras), agar tidak berdampak negatif.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Buru, agar menjauhi serta tidak mengkonsumsi miras, dan tidak melaksanakan acara pesta sampai melebihi waktu ditentukan, karena dapat berdampak negatif dan merugikan masyarakat banyak maupun pribadi," harap Lessy.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved