Breaking News:

Maluku Terkini

Salah Seorang Tersangka Judi Online di Kota Masohi Adalah ASN

Ialah RKM (51), diciduk aparat Resmob Polres Maluku dirumahnya. Saat diciduk, tersangka kedapatan tengah mengirim mengaktifkan situs judi online

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukaddar
Dua tersangka wanita pelaku bandar judi online digelandang dalam Ruang Rapat Utama Polres Maluku Tengah, Jumat (26/8/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Salah satu tersangka judi online yang tertangkap di Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah ternyata seorang Aparatur Sipil Negera (ASN).

Ialah RKM (51), diciduk aparat Resmob Polres Maluku dirumahnya, Minggu (14/8/2022).

Saat diciduk, tersangka kedapatan tengah mengirim nomor togel ke situs Judi online.

 "Tersangka bersama suaminya saudara WU, dalam keadaan duduk dibangku belakang rumah tersangka sedang bermain judi togel online yakni saat itu sedang mengirim nomor togel yang telah dipasang oleh pelanggan yang sudah di tulis dalam kertas dan kemudian oleh tersangka mengirim nomor-nomor secara online ke situs togel online dengan nama situs Kingdomtoto," jelas Kapolres Maluku Tengah, AKBP Dax Emanuelle Manuputty saat Konferensi Pers di Rupatama Polres setempat, Jumat (26/8/2022) kemarin.

RKM langsung dibawa ke Mapolres bersama sejumlah barang bukti.

Baca juga: Terlibat Judi Online, Dua Emak-Emak di Maluku Tengah Ditangkap Polisi

Baca juga: Dana Gempa Kota Ambon Tahap 2 Cair Bulan Oktober 2022

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Polres Maluku Tengah untuk proses lanjut," tambah Kapolres.

Selain RKM, aparat juga menangkap tiga pelaku lainnya yang telah ditetapkan tersangka kasus judi online.

Ialah berinisial RC (41) , ZD (52) dan MHS.

"Motiv mereka untuk mendapatkan keuntungan. Padahal caranya salah dan dilarang negara," ujar Manuputty.

Dijelaskan, dalam menjalankan praktek judi togel,  keempat pelaku mengakses situs judi online berbeda.

RC mengakses situs "Tyogelonline", RKM gunakan "Kimdongtoto", ZD mengakses situs judi "Comtoto" dan MHS mengakses gunakan situs judi togel "Sultantoto".

Atas perbuatan itu para pelaku disangkakan melanggar pasal 303 Ayat (1) KUHP dan Undang-undang ITE dengan ancaman hukuman penjara paling 10 tahun dan denda sebanyak banyaknya Rp. 25 juta.

"Atas perbuatan tersebut, para pelaku akan dikenai pasal 303 Ayat (1) KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp 25 juta,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved