Breaking News:

Penyalahgunaan Narkoba

Beli Narkoba Lewat Facebook, Warga Namlea Ini Pakai Ganja untuk Hilangkan Nyeri Punggung

Dalam keterangannya, Ali Fahmi mengakui menggunakan narkoba jenis ganja itu untuk meredam rasa nyeri punggung. "Tujuan Saya

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi Kasus Narkoba 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Warga Namlea, Ali Fahmi Latin akui membeli Ganja lewat akun Facebook.

Pengakuan Ali, warga Namlea itu dihadapan Majelis Hakim saat sidang di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (24/8/2022).

Dalam keterangannya, Ali Fahmi mengakui menggunakan narkoba jenis ganja itu untuk meredam rasa nyeri punggung.

"Tujuan Saya membeli ganja tersebut hanya, hanya untuk menghilangkan rasa nyeri di punggung," kata terdakwa saat didampingi penasihat hukum dari Posbakum, Roy Lefi.

Sementara, terdakwa mengakui baru menerima paket Narkoba sekali setelah tiga kali memesan ganja lewat akun Facebook.

Lanjutnya, ganja tersebut dipesan lewat akun bernama Staf Marlie dengan harga Rp. 500 ribu.

"Sudah tiga kali Saya pesan lewat Facebook atas nama Staf Marlie, namun ke duanya kalinya saya tidak menerima barangnya, baru ketiga kalinya saya pesan dengan harga Rp 500 ribu," tambahnya.

Terdakwa menambahkan, awal konsumsi narkoba dari ajakan teman.

Kadang dicampur air, ada pula yang dihisap.

Rapat Bersama Staf Kepresidenan, Ini Langkah Penyelesaian Bentrok di Pulau Haruku

Usai mendengar keterangan terdakwa, Ketua Majelis Hakim, Lutfi Alzagladi menunda sidang hingga pekan dengan agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Diketahui, terdakwa ditangkap petugas Ditresnarkoba Polda Maluku di Jalan Pendidikan, Namlea, pada 25 februari 2022 lalu.

Terdakwa ditangkap usai mengambil paket kiriman dari Kantor JNT.

Dari hasil penangkapan, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa satu paket narkoba jenis ganja dengan berat 5,17 gram.

Hasil tes Urine juga menunjukkan terdakwa positif menggunakan narkoba.

Atas perbuatannya, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 127 ayat (1) undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved