Sebelum Jadi Atlet Lari Maraton, Matheos Berhitu Pernah Jadi Sopir Angkot
Tapi siapa sangka kalau sebelum dikenal sebagai atlet pelari maraton, Matheos Berhitu pernah jadi sopir angkot.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Atlet Matheos Berhitu ternyata jadi pelari ultra maraton terjauh di dunia.
Tentu gelar pada Matheos Berhitu ini bikin bangga Maluku.
Tapi siapa sangka kalau sebelum dikenal sebagai atlet pelari maraton, Matheos Berhitu pernah jadi sopir angkot.
“Sebelum saya jadi seperti sekarang ini, orang dulu mengenal Matheos Berhitu sebagai seorang sopir angkot,” ujar Matheos Berhitu dalam program live Tribol, di Studio TribunAmbon.com, Rabu (17/8/2022) sore.
Baca juga: BANGGA, Matheos Berhitu Ternyata Pelari Ultra Marathon Terjauh di Dunia
Matheos Berhitu mengatakan dirinya baru memulai karir sebagai seorang pelari ultra marathon, pada tahun 2014.
Saat memulai sebagai atlet itu, Matheos Berhitu sudah berumur 43 tahun.
“Justru saya jadi pelari ultra maraton ini saat tahun 2014 lalu, meskipun sebelum jadi sopir angkot memang saya atlet lari jarak pendek 100-400 meter,” Kata dia.
Tergerak untuk mengubah nasib, Matheos Berhitu akhirnya memberanikan diri mengikuti ajang Ultra Marathon pertamanya di jakarta, dengan jarak 100 Km.
Karena dorongan keluarga, usaha, serta penyertaan Tuhan, Matheos berhitu pun mampu keluar sebagai juara 1 pada saat itu.
“Saat itu memamng dorongan untuk jadi lebih baik sangat besar di diri saya, kebetulan keluarga juga mendukung jadi saya menjalani dengan semangat,” tandasnya.
Diketahui, berdasarkan data yang diterima TribunAmbon.com, kemampuan Matheos Berhitu pada even tour of peninsula 2021 lalu tergolong luar biasa. Pasalnya, ia berhasil memecahkan rekor lari Ultra Marathon sejauh 2.234 Km.
Rekor yang dibuat Matheos Berhitu sangat tajam. Sebab, jarak 2.234 kilometer itu selama satu bulan ia selesaikan dengan catatan waktu 245 jam. Sedangkan rekor sebelumnya 552 jam.
Menariknya, saat menjelang garis finis pada 31 Desember 2021 waktu Malaysia di jalanan kota Kualalumpur, Matheos Berhitu sambil berlari membawa dan mengibarkan bendera Merah Putih yang dibentangkan diatas kepalanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/atlet-matheos-berhitu-goodj.jpg)