Breaking News:

Ambon Terkini

Cegah Stunting, Lisa Wattimena Dorong Adanya Aturan Penyelenggaraan Layanan PAUD HI di Ambon

Dirinya membeberkan, pengembangan layanan PAUD HI di Kota Ambon terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan orang tua, keluarga, dan masyarak

Editor: Adjeng Hatalea
(Shutterstock/Pizza Stereo)
Bunda PAUD Kota Ambon, Lisa Wattimena mendorong adanya peraturan Wali Kota terkait layanan Penyelenggaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik dan Integratif di kota berjuluk 'Manise' ini. 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Bunda PAUD Kota Ambon, Lisa Wattimena mendorong adanya peraturan Wali Kota terkait layanan Penyelenggaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik dan Integratif di kota berjuluk 'Manise' ini.

Hal itu disampaikannya guna mendorong pencegahan dan penuntasan penangangan Stunting bagi anak usia dini di Kota Ambon.

“Hal ini juga terkait dengan tugas Bunda PAUD, guna mendorong pencegahan dan penuntasan penangangan Stunting bagi anak usia dini, serta mendorong layanan PAUD HI di Kota Ambon,” ucap Lisa Wattimena, Senin (15/8/2022).

Peraturan itu terdiri dari Penyusunan Draft, Sosialisasi Advokasi PAUD HI, Penyusunan Rencana Aksi Daerah, Bimtek peningkatan Kapasitas lembaga penyelenggara, pembentukan satuan Gugus Tugas PAUD HI, serta pendampingan ke satuan lembanga lembaga oleh fasilitator.

Dia menuturkan, penyelenggaraan PAUD HI telah ditetapkan sejak 2013.

Hal ini bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin terpenuhinya hak tumbuh anak dalam berbagai aspek sesuai Perpres Nomor 60 Tahun 2013.

Jadi Komandan Upacara Pengukuhan Praja Pratama IPDN, Ririmasse; Momen Tak Terlupakan

Dirinya membeberkan, pengembangan layanan PAUD HI di Kota Ambon terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan orang tua, keluarga, dan masyarakat yang membutuhkan akses dan peningkatan mutu layanan PAUD yang berkualitas.

Upaya perluasan dan peningkatan mutu PAUD, lanjutnya, bukan semata dari sisi pendidikan, tetapi dari segi non pendidikan, termasuk kegiatan keorangtuaan, pemantauan tumbuh kembang anak, koordinasi dengan unit lain terkait pemenuhan gizi dan kesehatan, pola hidup bersih dan sehat, pemberian makanan tambahan, fasilitasi Nomor Induk Kependudukan Anak, dan Sanitasi.

“Indikator non pendidikan ini penting karena merupakan satu kesatuan kebutuhan dasar esensial, anak yang dilakukan secara terpadu dan komprehensif,” tukasnya.

Adapun holistik mengandung arti bahwa penanganan anak usia dini secara utuh atau menyeluruh dilakukan guna mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak usia dini.

Sementara integratif artinya penanganan anak usia dini dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah, serta pusat.

“Disimpulkan bahwa PAUD HI itu sendiri adalah penanganan anak usia dini secara utuh dengan mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak usia dini yang tentunya dilakukan secara terpadu, simultan, sistematis, menyeluruh, terintegrasi, dan berkesinambungan untuk tumbuh kembang anak yang optimal, demi mewujdukan anak yang sehat, cerdas, berkarakter, sebagai generasi penerus yang berkualitas dan kompetitif,” ungkap Lisa.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved