Breaking News:

Demo GMNI

Seruduk Kantor DPRD Ambon, GMNI Menyoal Infrastruktur Jalan

Persoalan Infrastruktur yakni, sejumlah kerusakan di berbagai ruas jalan. Selain itu juga, GMKI Cabang Ambon menyoal pembangunan gerai yang digunakan

Penulis: Welem Sabonu | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Welem
AMBON: GMNI seruduk kantor DPRD Ambon, Senin (8/8/2022). Kedatangan GMNI Cabang Ambon ini untuk memprotes berbagai persoalan infrastruktur di Kota Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Welem Sabonu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) seruduk kantor Dewam Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Senin, (8/8/2022).

Kedatangan GMNI Cabang Ambon ini untuk memprotes berbagai persoalan infrastruktur di Kota Ambon.

Persoalan infrastruktur yakni, sejumlah kerusakan di berbagai ruas jalan di Kota Ambon.

Selain itu juga, GMKI Cabang Ambon menyoal pembangunan gerai yang digunakan untuk aktivitas perdangangan di atas trotoar.

Salah satu demonstran, Zia Ngabalin mengatakan, tuntutan yang disampaikan merupakan tindak lanjut keluhan dari masyarakat.

“Kami menuntut supaya DRPD dalam hal ini menyikapi Hal-hal yang menjadi keluhan masyarakat terkait jalan yang rusak,” kata Ngabalin saat diwawancarai awak media di lokasi.

Ia berharap, DPRD bisa meneruskan aspirasi tersebut ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kota Ambon.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, mahasiswa ini datangi kantor Wakil Rakyat itu sejak pukul 11.40 WIT.

Nampak, beberapa personel Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease sudah bersiaga sejak awal untuk mengamankan jalannya aksi demo.

Peringatan Dini Gelombang Tinggi Senin, 8 Agustus 2022: Waspada Tinggi Gelombang Capai 6 Meter

Dalam aksinya, mereka menyampaikan beberapa poin tuntutan, yakni; 

  1. Dinas PUPR Kota Ambon segera melalukan survei di beberapa ruas jalan yakni di kawasan Stain, Gunung Nona, Pasar Mardika dan seluruh wilayah Kota Ambon,
  2. Dinas PUPR kota Ambon segera melalukan relokasi terhadap seluruh gerai yang dibangun di atas di trotoar sepanjang Pantai Losari dan sekitaran Pasar Mardika,
  3. Mendesak Kepala Dinas PUPR untuk menarik dugaan kelebihan pembayaran dengan nilai total Rp. 239 juta lebih yang disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah Kota Ambon atas enam paket pekerjaan yaitu:
  • Rehabilitasi Ruang Rapat Utama Gedung Kantor Wali Kota sebesar Rp149 juta lebih,
  • Rehabilitasi Gedung A Kantor Balai Kota sebesar Rp31 juta lebih,
  • Pembangunan Jalan Aspal Dalam Desa Rumah Tiga/Wailela RT. 01/ RW. 01 Rp7 juta lebih,
  • Pembangunan Drainase Desa Tawiri Pensip RT.02/R W.05 sebesar Rp24 juta lebih.(*)
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved