Breaking News:

Info Daerah

Ruas Jalan Penghubung 3 Kecamatan di Kabupaten Buru Rusak Parah, Warga Terpaksa Lewat Laut

Padahal jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung tiga Kecamatan di Kabupaten Buru. Yakni Kecamatan Waelata, Kecamatan Teluk Kaiely, dan

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Ruas jalan utama di kawasan Dusun Wamsait, Desa Dava, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru rusak parah. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM – Ruas jalan utama di kawasan Dusun Wamsait, Desa Dava, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru rusak parah.

Padahal jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung tiga Kecamatan di Kabupaten Buru.

Yakni Kecamatan Waelata, Kecamatan Teluk Kaiely, dan Kecamatan Batabual.

Pantauan TribunAmbon.com pukul 13:51 WIT, Kamis (4/8/2022), lumpur menutupi seantero badan jalan.

Tidak juga banyak lalu lalang kendaraan di jalan tersebut karena kondisi kerusakan cukup parah.

Salah seorang pengendara motor, Rahim mengaku prihatin dengan kondisi tersebut.

Pasalnya, jalan itu menjadi akses utama masyarakat untuk ke sejumlah desa.

Untuk ke pertambangan Gunung Botak juga harus melewati jalan itu.

Baca juga: Kasus Dua Pelaku Pencurian Uang Rp 367 Juta di Ambon Siap Disidangkan

Baca juga: Everbright Hotel Ambon Buka Loker, Posisi: Receptionist, Batas Penerimaan Lamaran 11 Agustus 2022

Alhasil, masyarakat terpaksa menggunakan jalur laut untuk bepergian ke sejumlah desa di tiga kecamatan.

"Kita cuman bisa pasrah dan terima kondisi jalan seperti ini, karena sampai sekarang belum ada perbaikan," kata Rahim kepada TribunAmbon.com, Kamis.

Lanjutnya, ketika hujuan, jalan itu tidak sama sekali bisa dilewati.

"Jadi warga yang lewat jalan itu, biasanya diwaktu panas, karena jalan sudah kering," ungkapnya.

Dia pun berharap, pemerintah bisa segera memperbaiki jalan sehingga akses kembali terbuka.

"Kami berharap pemerintah dapat mengerjakannya, karena kalau musim ombak juga kira takut lewat jalur laut, karena sudah banyak orang yang tenggelam," harap Rahim. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved