Breaking News:

Ambon Hari Ini

Ini Cara Pengolahan Sagu Tradisional Ala Negeri Rutong - Ambon

Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon merupakan salah satu Negeri penghasil sagu terbanyak di Pulau Ambon.

Tanita
Proses pembuatan tumang sagu, di Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Rabu (3/8/2022) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon merupakan salah satu Negeri penghasil sagu terbanyak di Pulau Ambon.

Salah satu pengolah sagu, Ris Talahatu mengatakan proses pengolahan sagu di Negeri Rutong dengan dua cara.

Ada yang mengolah secara tradisional, ada pula yang modern.

Talahatu mengatakan, proses pengolahan sagu secara tradisional lebih lama dibanding dengan mesin.
Sebut saja bagian pukol sagu atau mengambil bagian dalam atau daging sagu bisa membutuhkan proses satu hari.

Sementara bila dengan mesin, lebih cepat.

"Kalau mesin cepat, tapi kalau tradisional ini lebih lama. Misalkan pukol sagu yang ini aja bisa seharian," kata Talahatu saat menunjukkan proses pengolahan sagu di Negeri Rutong, Selasa (3/8/2022).

Proses pembuatan tumang sagu, di Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Rabu (3/8/2022)
Proses pembuatan tumang sagu, di Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Rabu (3/8/2022) (Tanita)

Lanjutnya, sebelum pukol sagu, proses pertama yang harus dilalui yakni pemilihan pohon sagu yang akan ditebang.

Talahatu mengatakan, tak semua pohon sagu atau dikenal dengan nama rumbia ini bisa ditebang.

Hanya pohon yang sudah berumur 10 tahun keatas saja yang bisa ditebang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved