Breaking News:

Ambon Terkini

Ditahan KPK, Akhirnya Richard Louhenapessy Tanda Tangani Ratusan SK CPNS hingga Pensiunan

Mantan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy akhirnya telah mendatangani ratusan Surat Keputusan (SK) CPNS juga SK Pensiunan.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Tanita
AMBON: Kepala BKPSDM Ambon, Benny Selanno saat diwawancarai di Kantor DPRD Ambon, Kamis (27/7/2022) terkait SK yang telah ditandatangani Richard Louhenapessy. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Mantan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy akhirnya telah mendatangani ratusan Surat Keputusan (SK) CPNS juga SK Pensiunan.

Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ambon, Benny Selanno terkait kejelasan ratusan SK yang menunggu tanda tangan Richard Louhenapessy, Rabu (27/7/2022).

Selanno mengatakan, pihak rutan KPK RI akhirnya mengizinkan Pemerintah Kota Ambon bertemu Richard Louhenapessy yang saat ini ditahan di rutan KPK, Gedung Merah Putih, Kavling C1.

"Hari Kamis Minggu kemarin ya saya dikasih kesempatan oleh KPK bersama dua staff untuk bertemu kurang lebih dengan pak Richard Louhenapessy, mantan Wali Kota Ambon untuk menandatangani seluruh surat-surat yang belum ditandatangani pada saat beliau masih aktif sebagai Wali Kota," kata Selanno di kantor DPRD Kota Ambon.

Lanjutnya, ada total 400 surat yang harus ditanda tangani Louhenapessy.

Yakni, SK calon pengangkatan sebagai calon Pegawai, SK 100 persen pegawai, SK kenaikan pangkat, SK pensiun dan surat-surat lain dari OPD.

Baca juga: Sebanyak 1.086.128 Formasi CPNS & PPPK 2022 Dibuka, Cek Rincian dan Syaratnya

"Sekitar 400 jenis dirangkap 2 berarti 800 tanda tangani. Semua SK juga surat dari OPD-OPD yang lain yang harus ditandatangani oleh Pak Richard pada saat belia aktif sebagai Wali Kota," lanjutnya.

Tambahnya, seluruh SK tersebut telah ditandatangani dan akan diserahkan secara resmi oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena kepada para pegawai yang dimaksud.

"Disaat itu pun beliau telah mendatangani seluruh seluruh yang dibawa di tandatangani dan kita sudah kembali bahkan sudah menyerahkan kepada mereka yang berhak menerima. Oleh karena itu direncanakan hari senin nanti, itu pak Wali Kota menyerahkan SK-SK pengangkatan sebagai calon Pegawai maupun SK pengangkatan maupun SK pensiun lainnya yang sudah diterima," tambahnya.

Selanno menjelaskan keterlambatan proses penandatangan tak hanya karena penetapan Richard Louhenapessy sebagai tersangka Kasus korupsi suap dan Gratifikasi.

Tetapi juga karena keterlambatan proses dari Badan Kepegawaian Nasional di Jakarta.

"Nah masalahnya ada di mana ketika beliau dalam proses hukum kira-kira itu baru selesai di output oleh pemerintah pusat dalam hal ini BKN untuk kemudian ditindaklanjuti dan diserahkan kepada yang berhak menerima," tandas Selanno.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved