Breaking News:

Prakiraan Cuaca Maluku

Mulai Hari ini Hingga 28 Juli BMKG Amahai Imbau Nelayan Tidak Melaut

Imbauan itu dikemukakan Kepala Stasiun BMKG Amahai Frans Thomas Latuny di Masohi, Selasa (25/7/2022).

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Freepik
Tinggi gelombang. BMKG Amahai Imbau nelayan tidak melaut. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Amahai mengimbau nelayan di pesisir Selatan Pulau Seram untuk tidak melaut selama tiga hari kedepan.

Imbauan itu dikemukakan Kepala Stasiun BMKG Amahai Frans Thomas Latuny di Masohi, Selasa (25/7/2022).

"Kami himbau para nelayan agar baiknya jangan dulu melaut selama tiga hari kedepan,"kata Latuny.

Imbauan itu menyusul potensi cuaca ekstrem masih akan terjadi di wilayah Maluku, termasuk Maluku Tengah hingga 28 Juli mendatang.

Tak hanya hujan, juga gelombang tinggi di lautan dapat mengancam keselamatan nelayan.

"Kondisi cuaca yang terjadi secara fluktuasi. Curah hujan dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Seram bagian Selatan, Pulau Ambon dan pulau pulau lease,"jelas Frans.

Sedangkan tinggi Gelombang diperkirakan terjadi di perairan seram selatan Laut Banda, hingga Buru selatan antara 1.25 m - 4.00 m.

Tak hanya nelayan, BMKG juga mengimbau warga di bantaran sungai maupun di lereng bukit untuk lebih waspada.

"Dengan Kondisi cuaca dan Gelombang sejak hari ini hingga tiga hari kedepan baik Para Nelayan yang beraktifitas dan aktifitas laut selanjutnya bagi masyarakat yang tempat tinggalnya rawan tergenang air, rawan longsor banjir. sebaiknya waspada dan tetap memantau kondisi cuaca yg di keluarkan oleh BMKG,"imbau Frnans. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved