Breaking News:

Ambon Hari Ini

Warga Minta Mandor Pembangunan Gedung di Poka Segera Bersihkan Jalanan dari Lumpur

Diketahui, Pembangunan Gedung baru di kawasan Poka, Kota Ambon, membuat alat berat keluar masuk dari area pembangunan yang berlumpur.

Dedy
Jalanan di kawasan Poka, Kota Ambon, berlumpur. 

Laporan Wartawan Tribun Ambon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Warga Poka, yang tinggal di Jalan Chr. Soplanit, Kota Ambon, minta mandor pembangunan gedung di kawasan itu, segera bersihkan lumpur yang berceceran.

Salah satu pedagang buah yang berjualan di pinggir jalanan tersebut, Rahman (42) mengatakan lumpur tersebut sangat mengganggu dan mengotori dagangannya.

"Lumpur basah ini, kalau ada mobil lewat, bisa memancit ke arah buah-buahan dagangan saya, lalu kalau kering debunya juga beterbangan saat kendaraan lewat, mandor harus tanggung jawab bersihkan jalan ini," ujarnya.

Baca juga: Jalan Berlumpur di Poka Akibat Pembangunan Gedung, Lalu Lintas Terganggu

Akibatnya, Rahman pun harus menutupi dagangannya selama lumpur tersebut masih berceceran di jalanan sepanjang 20 meter itu.

Sampai saat ini, tak terlihat pihak mandor maupun pekerja pembangunan gedung di depan kampus Unpatti yang dapat dimintai keterangan.

Area pembangunan gedung baru tersebut pun tampak sunyi, hanya ada beberapa mobil yang terlihat keluar masuk area itu.

Diketahui, Pembangunan Gedung baru di kawasan Poka, Kota Ambon, membuat alat berat keluar masuk dari area pembangunan yang berlumpur.

Hal itu menyebabkan, jalanan didepan area tersebut juga ikut terdampak oleh lumpur yang terbawa oleh alat berat.

Terlihat sepele, namun lumpur tersebut nyatanya cukup mengganggu pengguna jalan baik roda dua dan roda empat yang melintasi kawasan tersebut.

Pantauan Tribun Ambon.com di lokasi, pada Minggu (24/7/202) siang, lumpur yang berceceran pada jalanan tersebut tampak basah dan membuat kendaraan roda dua mudah terselip dan jatuh.

Selain itu, apabila kering, lumpur yang berceceran pada jalanan sepanjang 20 meter tersebut juga mengakibatkan debu yang beterbangan dan mengganggu jarak pandang pengendara sepeda motor.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved