Breaking News:

Cuaca Ekstrem Maluku

Sopir Truk di Namlea Hilang Pendapatan hingga Rp 5 juta akibat Cuaca Buruk

Sopir truk pengangkut barang kehilangan pendapatan hingga Rp 5 juta karena perjalanan tertunda akibat cuaca buruk.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi
Mezaac Waas (51), salah satu sopir truk yang diwawancarai TribunAmbon.com di Pelabuhan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Minggu (17/7/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Sopir truk pengangkut barang di Namlea kehilangan pendapatan hingga Rp 5 juta karena perjalanan tertunda akibat cuaca buruk.

Terhambatnya arus barang ini berdampak pada menumpuknya truk di Pelabuhan Namlea.

Mezaac Waas (51) , sopir truk pengangkut hasil bumi di Namlea mengatakan, karena kapal tak berangkat membuatnya harus mengalami kerugian.

"Selama kapal tidak beroperasi ini, kita mengalami kerugian, memang tidak sampai puluhan juta, namun bisa mencapai Rp 4-5 juta," kata Waas di Pelabuhan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Minggu (17/7/2022).

Baca juga: Kapal Feri Dilarang Berlayar, Kendaraan Logistik Sementara Tak Angkut Buah & Sayuran dari Pulau Buru

Baca juga: Sudah 4 Hari Kapal Ferry Dilarang Berlayar, Puluhan Kendaraan Logistik Menumpuk di Pelabuhan Namlea

Waas mengaku, dirinya dan sejumlah supir sudah menunggu selama empat hari di pelabuhan.

"Kita sudah empat hari di pelabuhan, dan rencananya mau balik ke Ambon. Jadi, kita yang tujuan ke Ambon ini, dengan sejumlah muatan hasil bumi, seperti kopra, cengkeh dan pala," ungkapnya.

Selain hasil bumi, Waas juga mengungkapkan tidak bisa mengangkut logistik, atau bahan komoditas, karena bisa rusak akibat dari kapal tidak beroperasi.

"Kita skpir belum bisa muat komoditas, ditakutkan mengalami kerusakan, karena ferry sampai sekarang belum beroperasi," ungkapnya.

Sementara itu, di pelabuhan, dump truk dengan muatan hasil bumi, hingga saat ini masih menumpuk di kawasan dermaga.

Penumpukan kendaraan ini terlihat di dermaga sudah dari beberapa hari kemarin, dan belum bisa diberangkatkan, karena cuaca buruk yang terjadi di perairan Pulau Buru dan Pulau Ambon. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved