Selasa, 14 April 2026

Cuaca Ekstrem Maluku

Gunakan Jembatan Darurat, Akses Jalan di Seram Selatan Sudah Bisa Dilalui

MLAUKU: Jembatan Aira Putus, Akses jalan arah selatan Pulau Seram lumpuh, Minggu (17/7/2022). (TribunAmbon.com/Lukman)

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Polsek Amahai
MALUKU: Jalan putus di Dusun Aira, Negeri Soahuku, Kecamatan Amahai, sudah bisa dilalui Mobil. Minggu (17/7/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Usai dibangun jembatan penyeberangan darurat di Dusun Aira, Kecamatan Amahai, akses jalan di bagian selatan Pulau Seram itu kini sudah bisa dilewati kendaraan, Minggu (17/7/2022).

Sebelumnya lalu lintas yang menghubungkan dua kecamatan di Maluku Tengah itu lumpuh akibat amblesnya jembatan kecil di Dusun Aira akibat digerus air sungai.

Kapolsek Amahai, Iptu Alfred saat dikonfirmasi mengatakan, berkat gotong royong warga dibantu anggota TNI-Polri daerah setempat, jembatan penyeberangan darurat itu bisa digunakan beberapa jam usai bencana alam itu terjadi.

Baca juga: TNI-Polri Bersama Warga Gotong Royong Bikin Jembatan Darurat di Dusun Aira-Maluku Tengah

Dia menuturkan, jembatan darurat tersebut disusun rapi selebar ukuran mobil dengan menggunakan batang pohon kelapa.

Dikatakan, setelah kurang lebih lima jam upaya pengerjaan jembatan darurat, akhirnya pada pukul 18.00 WIT, jembatan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda empat.

MLAUKU: Jembatan Aira Putus, Akses jalan arah selatan Pulau Seram lumpuh, Minggu (17/7/2022).
MLAUKU: Jembatan Aira Putus, Akses jalan arah selatan Pulau Seram lumpuh, Minggu (17/7/2022). (TribunAmbon.com/Lukman)

"Tadi jadi sekitar jam 6 sore, karena antrean mobil cukup banyak makannya kita batasi lima mobil arah selatan dulu baeu setelah lima mobil lagi dari sebaliknya, begitu seterusnya samapi semua bisa menyebrang," kata Alfred.

Meski sudah bisa dilewati, namun dirinya tetap mengimbau pengendara tetap berhati hati apabila hujan deras kembali terjadi.

Sebab masih ada retakan yang dikuatirkan patahan itu bisa melebar lagi.

"Tetap hati hati kalau hujan lagi, karena katong lihat disitu masih ada retakan jangan sampai pas hujan airnya kuat takutnya patahan itu melebar lagi," imbau Kapolsek.

Diakui, jembatan darutan yang dibuat tidak akan bertahan.

Maka diharapkan pemerintah agar segera menyelesaikan kondisi ini, sehingga nantinya bisa kembali memperlancar akses mobilitas angkutan ke wilayah tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved