Cuaca Ekstrem Maluku
Kota Ambon Terus Diguyur Hujan, Pemkot Beri Kelonggaran Kehadiran Bagi ASN
Pasalnya, lebih dari sepekan Kota Ambon terus diguyur hujun lebat, bahkan mengakibatkan banyak bencana yakni banjir, longsor hingga pohon tumbang.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon beri kelonggaran kehadiran bagi seluruh pegawai maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di musim penghujan ini.
Pasalnya, lebih dari sepekan Kota Ambon terus diguyur hujun lebat, bahkan mengakibatkan banyak bencana yakni banjir, longsor hingga pohon tumbang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Ambon, Benny Selanno mengatakan kelonggaran ini diberikan karena situasi alam yang tak bersahabat.
"Ini sebenarnya bukan dispensasi tapi hikmat bagi semua pegawai. Artinya bila rumahnya dalam ancaman banjir, longsor, atau tumbang pohon, lebih baik tidak usah tunggu kita perintah, langsung izin pulang aja. Jangan cuma ingin kerja mengabdi tapi rumah hancur," kata Selanno di Balai Kota Ambon, Senin (11/7/2022).
Lanjutnya, seluruh pegawai Pemkot Ambon dan warga kota harus harus tetap waspada.
Terutama yang tinggal di bantaran sungai maupun di lereng gunung.
Baca juga: Dua Ajudan Jenderal Bintang Tiga Baku Tembak, Satu Tewas dengan Empat Peluru Menembus Tubuh
Baca juga: Sejumlah Rumah di Negeri Kabauw dan Rohomoni - Pulau Haruku Terendam Banjir, 3 Terbawa Arus
Bila tempat tinggal di daerah rawan maka diizinkan untuk kembali dan memantau situasi dirumah.
"Dalam apel telah kami sampaikan, kalau pegawai yang punya rumah dalam ancaman atau dalam bantaran sungai, atau ditebing gunung kiranya waspada. Artinya kalau ujang sudah lebat seperti ini ya berusaha pulang, jangan tunggu longsor baru pulang. Karena memang curah hujan dari malam sampai hari senin ini sangat kuat," Jelasnya.
Untuk diketahui, Kota Ambon terus diguyur hujan lebat lebih dari sepekan terakhir.
Berdasarkan rilis BPBD Kota Ambon melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Jumat (8/7/2022), sebanyak 715 rumah warga tergenang banjir.
Kawasan yang alami banjir di Ambon yakni Desa Hunuth, Passo depan Mall ACC, Negeri Lama, Kec. Baguala, Waiheru, Kec. Teluk Ambon, Negeri Passo, Kec. Baguala, di Negeri Hative Kecil (Jembatan 1 Rupiah), di Negeri Batumerah, Kec. Sirimau.
Serta data terbaru di Lateri 1 akibat talud patah.
Sementara ada juga dua pohon tumbang yakni satu pohon di Amahusu, Kec. Nusaniwe yang menimpa Gedung SD Inpres 42 Ambon mengakibatkan atap ruang kelas rusak sehingga ruangan tidak dapat dipergunakan.
Serta longsor dan sekaligus pohon tumbang di Halong Batu-batu, Jalan Piere Tandean.
Dirincikan juga terdapat 13 titik longsor di Kota Ambon yang mengakibatkan 13 rumah warga rusak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/benny-selanno-pemkot-ambon.jpg)