Breaking News:

Maluku Terkini

Temui Masyarakat Adat Leisela - Pulau Buru, Ini Pesan Gubernur Murad Ismail

Pesan Murad Ismail itu disampaikan saat mengunjungi warga adat di Desa Wamlana, Kecamatan Fena Leisela

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Gubernur Maluku Murad Ismail dan Ketua PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad Ismail saat bertemu masyarakat adat Leisela di Desa Wamlana, Kabupaten Buru, Maluku, Minggu (10/7/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Bertemu masyarakat adat Pulau Buru, Gubernur Maluku Murad Ismail mengingatkan pentingnya menjaga nilai adat dan budaya.

Pesan Murad Ismail itu disampaikan saat mengunjungi warga adat di Desa Wamlana, Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru, Minggu (10/7/2022).

Dihadapan warga, Murad menitikberatkan adat budaya harus dijaga sebagai landasan berkehidupan.

Pela dan gandong disebutkan sebagai salah satu yang harus dirawat.

"Budaya pela gandong Retemena Barasehe, Kai-Wai, dan lain-lain, perlu dilestarikan dan dikembangkan, sehingga menjadi pendorong bagi upaya mewujudkan kebersamaan dan kekeluargaan, serta menjadi jati diri kehidupan orang Maluku yang cinta damai," kata Murad dalam sambutannya, Minggu (10/7/2022).

Baca juga: Hadapi Liga 3 Maluku 2022, Maluku FC Umumkan Presiden Baru

Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon Senin, 11 Juli 2022: Diguyur Hujan Sepanjang Hari

Untuk menjaga nilai adat budaya tersebut, peran raja menjadi sangat penting.

Apalagi ditengah arus teknologi dan informasi yang sangat kuat itu.

"Kemajuan teknologi digital tidak boleh menjadi ancaman atau bahkan penyebab degradasi moral anak-anak kita, tetapi justru harus dimanfaatkan secara optimal guna mewujudkan generasi maju dan berkompetensi tinggi," ungkapnya.

Lanjutnya, pendidikan berbasis agama dan budaya lokal harus diutamakan sebagai cara membentuk karakter anak-anak yang semakin baik.

"Karena itu saya mintakan bapak raja bahkan semua tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat di Kecamatan Fena Leisela, dapat meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, untuk menjaga situasi dan kondisi keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat di wilayah ini," harap Murad.

Senada dengan itu, selaku Raja Leisela, Azis Hentihu mengapresiasi kehadiran Gubernur Maluku.

Disebutkan, Murad Ismail adalah anak adat, dikukuhkan empat tahun lalu lewat sidang adat di Baileo Adat Leisela.

"Jadi, kunjungan ini sebagai bentuk lepas kangen, dan merayakan hari raya idul adha dengan masyarakat Kabupaten Buru," kata Hentihu.

Lanjutnya, dalam moment ini, pihaknya menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah provinsi.

Diantaranya persoalan akses jalan kabupaten berjuluk Bupolo itu.

"Sehingga dalam waktu dekat ini, sudah ada mobilisasi alat agar secepat untuk membenahi akses jalan di daerah pedalaman. Dan selain jalan, dalam kunjungan ini juga telah dibuka satu SMA di daerah pedalaman, yaitu SMA 14 Buru, dan kepala sekolah telah di-SK-kan," ucap Azis. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved