Breaking News:

Maluku Terkini

Palsukan Dokumen, Camat Amahai dan Raja Haruru Resmi Ditahan

Camat Amahai Samuel Birahy dan Raja Negeri Haruru Yacobus Maatoke ditetapkan tersangka kasus

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi Penjara. Camat Amahai Samuel Birahy dan Raja Negeri Haruru Yacobus Maatoke ditetapkan tersangka kasus pemalsuan dokumen. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Camat Amahai Samuel Birahy dan Raja Negeri Haruru Yacobus Maatoke ditetapkan tersangka kasus pemalsuan dokumen.

Kedua pun telah ditahan di ruang tahanan Polres Maluku Tengah, Kamis (7/7/2022) siang.

“Iya benar, “ kata Kasat Reskrim Polres Maluku Tengah, AKP Galuh Febry Syaputra lewat sambungan telephon, Kamis malam.

Baca juga: Sumbang 60 Hewan Kurban, Pemkot Ambon Pastikan Bebas Penyakit dan Aman Dikonsumsi

Baca juga: Berbelit Lanjutan Sidang Tagop Soulisa, JPU Sebut Saksi Ngarang Cerita Hingga BAP Dibatalkan

Diketahui, keduanya terbukti memalsukan dokumen berupa ijazah milik Maatoke untuk administrasi pencalonan raja.

"Pemalsuan dokumen ijazah untuk pencalonan raja," ungkapnya.

Atas perbuatan tersebut, keduanya disangkakan melanggar pasal pasal 263 ayat (1) dan ayat (2) KUHPidana Junto pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun kurungan.

"Ancaman hukumannya paling lama enam tahun,"pungkasnya.

Sebelumnya, warga sempat menggelar aksi unjuk rasa untuk memorotes pencalonan Maatoke lantaran dugaan memalsukan ijazah. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved