Breaking News:

Maraknya Kasus Rudapaksa Anak Dibawah Umur, Amir Rumra Minta Pelaku Dihukum Penjara Seumur Hidup

Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra meminta pelaku rudapaksa anak dibawah umur dihukum penjara seumur hidup.

Mesya
Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra minta pelaku rudapaksa anak dibawah umur harusnya dihukum penjara seumur hidup, Kamis (7/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra meminta pelaku rudapaksa anak dibawah umur dihukum penjara seumur hidup.

Hal ini ia sampaikan menyusul maraknya kasus rudapaksa anak dibawah umur akhir-akhir ini.

“Karena tindakan rudapaksa anak dibawah umur tidak boleh ditoleransi. Pihak kepolisian harusnya bertindak tegas beri hukuman berat bila perlu perjara seumur hidup,” kata Amir Rumra kepada TribunAmbon.com, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: Maraknya Kasus Rudapaksa di Ambon, Polisi Minta Perhatian Serius Pemerintah Bangun Rumah Aman

Menurutnya, dengan hukuman penjara seumur hidup bisa memberikan efek jera bagi para pelaku.

“Bahkan jika di lain waktu orang juga pasti sudah takut melakukan hal itu lagi,” ungkapnya.

Selain itu, ia meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku melakukan pembinaan-pembinaan di lingkungan masyarakat.

“Ini menyangkut persoalan moralitas itu yang harus diterapkan sejak dini. Ini juga menjadi catatan bagi pemda untuk melakukan pembinaan karena semua agama melarang itu,” tandas Rumra.

Untuk diketahui, ada beberapa kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang di muat TribunAmbon.com.

Di antaranya, kejadian yang terjadi di Kecamatan Nusaniwe pada Kamis (2/6/2022) lalu, tersangka TW (42) yang tega berbuat asusila terhadap anak angkatnya YR (13).

Kemudian, seorang kakek di Ambon berinisial RH alias BO (51) tega rudapaksa cucunya dan kelima anaknya.

Mulai dari tahun 2007 hingga terkahir pada bulan juni 2022.

Terkahir, kasus persetubuhan anak yang dilaporkan ayah korban B (39) atas pelaku Or (45).

Tetapi saat Peyidik lakukan pengembangan belakangan terungkap ayah Kandung B ternyata lebih duluan melakukan persetubuhan tersebut kepada anaknya A(11).

Kini semua pelaku tersebut telah mendekam di rumah tahanan Polresta Ambon.(*).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved