6 Karyawan Holywings Ditangkap, Polisi Cari Tersangka Lain dengan Jabatan Lebih Tinggi
"Kami mencari adanya suatu alat bukti lain yang akan menguatkan kami terhadap kasus ini sampai ke tingkat yang lebih tinggi daripada direktur kreatif"
Penulis: Fitriana Andriyani | Editor: sinatrya tyas puspita
TRIBUNAMBON.COM - Polres Metro Jakarta Selatan masih mencari tersangka lain dengan jabatan lebih tinggi di Holywings.
Sebagai informasi, 6 karyawan Holywings telah ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama karena promosi miras gratis bagi orang bernama Muhammad dan Maria.
Keenam tersangka itu berinisial EJD (27), DAD (27), NDP (36), EA (22), AAB (25), dan AAM (25).
Tersangka EJD menjabat sebagai direktur kreatif Holywings Indonesia.
"Kami mencari adanya suatu alat bukti lain yang akan menguatkan kami terhadap kasus ini sampai ke tingkat yang lebih tinggi daripada direktur kreatif," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto dilansir Tribun Jakarta, Selasa (28/6/2022).
Budhi mengungkapkan, semua pihak yang diduga terlibat dan mengetahui promosi miras gratis itu bakal dimintai keterangan.
"Semua pihak dan semua orang yang mengetahui atau terlibat kita mintai keterangan, kemudian kita periksa ke atas ke samping, ke bawah akan kena. Tentunya penyidik punya cara dan menemukan siapa-siapa yang bakal diperiksa kemudian yang sedang penyidik laksanakan," ujar dia.
Hotman Paris Minta Maaf ke MUI, Tegaskan Tak Bela 6 'Oknum' Karyawannya
Hotman Paris sebagai pemilik saham terbesar meminta maaf kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas penistaan agama yang dilakukan Holywings.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Hotman Paris kepada Ketua MUI Cholil Nafis dengan menyambangi kediamannya.
Cholil Nafis pun menerima permintaan maaf Holywings yang diwakilkan oleh Hotman Paris tersebut.
Baca juga: Ketua MUI Maafkan Holywings atas Penistaan Agama, Setuju Anak Buah Hotman Paris Diproses Hukum
Momen silaturahmi dan permohonan maaf tersebut diabadikan dan dibagikan Hotman Paris lewat unggahan Instagram-nya, Senin (27/6/2022).
"Saya Hotman Paris, selaku salah satu pemegang saham di Holywings datang bersilaturahmi, ke rumah Bapak Kyai Cholil Nafis, selaku Ketua MUI dan juga Rais Suriah PBNU atas kesalahan yang dilakukan oleh staf Holywings yang telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan di medsos," kta Hotman, dikutip Senin (27/6/2022).
"(Juga) Menimbulkan ketersinggungan umat Islam. Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kyai Cholil Nafis dan juga kepada umat Islam," tambahnya.
"Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan," harap Hotman.
Mengaku bersalah, Hotman Paris tak membela para karyawan yang terlibat dalam promosi berbau penistaan terhadap agama itu.
Ia menegaskan proses hukum akan tetap ditegakkan kepada karyawan yang bersangkutan.
"Kami menyerahkan agar masalah ini benar-benar diselesaikan melalui proses hukum untuk ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Cholil Nafis pun menerima permintaan maaf Hotman Paris.
Baca juga: Daftar 27 Outlet Holywings dan Lokasinya di Seluruh Indonesia, Izin 12 Outlet di Jakarta Dicabut
Tak hanya itu, ia bahkan memuji pengacara kondang itu karena mau meminta maaf atas kesalahan yang diperbuat perusahaannya.
"Masya Allah, masya Allah, saya ucapkan terima kasih dan bangga abang bisa klarifikasi, tabayun mengenai hal ini. Sebagai pribadi, saya memaafkan bang. Karena setiap orang pasti melakukan kesalahan dan orang yang membuat kesalahan harus memperbaiki, bertobat, dan meminta maaf. Tentu umat Islam akan memaafkan karena kita adalah orang baik," ucapnya.
Kendati memaafkan, Cholil meminta agar proses hukum terhadap karyawan Holywings tetap dilanjutkan.
"Nah tentu tadi berkenan dengan penegakkan hukum, kami setuju bang ini terus diproses untuk pembelajaran. Ini anak buah abang, stafnya terlalu kreatif, hilang sensitivitasnya bahwa ini ranah agama. Mungkin niatnya baik atau apa, wallahualam bisawab. Tentu saya sepakat ini diteruskan di ranah pengadilan, proses hukum berjalan. Mudah-mudahan berjalan lancar menegakkan keadilan yang seadil-adilnya," harap dia.
(TribunAmbon.com/Fitriana Andriyani, Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Polres-Metro-Jakarta-Selatan-menggelar-konferensi-pers.jpg)