Breaking News:

Idul Adha 2022

Bimas Kemenag Maluku Imbau Umat Muslim Lebih Selektif Pilih Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Umat muslim di Maluku harus lebih selektif dalam memilih hewan kurban karena ada wabah Penyakit Mulut dan Kuku.

Ridwan
Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Maluku, Rusydi Latuconsina saat memberikan imbauan terkait hewan kurban jelang idul adha. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Umat Muslim di Maluku diimbau agar lebih selektif dalam memilih hewan kurban jelang Idul Adha 1443 Hijriah.

Imbauan itu disampaikan Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Maluku, Rusydi Latuconsina.

Menurutnya, warga harus selektif memilih hewan kurban karena maraknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia.

"Warga kita imbau agar lebih selektif pilih kurban ditengah wabah PMK saat ini," kata Rusydi kepada TribunAmbon.com di ruangannya, Senin (27/6/2022).

Menurutnya, warga lebih baik menggunakan jasa Rumah Pemotongan Hewan (RPH) jika ingin berkurban.

Baca juga: Warga Maluku, Perhatikan Hal Berikut Sebelum Membeli Hewan Kurban

Bisa juga dengan membeli hewan kurban di tempat-tempat yang sudah direkomendasikan Dinas Pertanian.

Ia juga menjelaskan, melakukan kurban pada Idul Adha hukumnya Sunnah Muakkad dalam Muslim.

Sehingga, jika wabah PMK sudah menyebar maka tidak dipaksakan untuk berkurban.

Adapun sejumlah kriteria yang mesti dipenuhi dalam membeli kurban yakni sapi dan kerbau minimal berumur 2 tahun.

Sedangkan kambing minimal berusia 1 tahun.

Hewan kurban yang dibeli juga harus sehat dan tidsk memiliki cacat apapun.

Lanjutnya, imbauan tersebut mengacu pada surat edaran Nomor 10 Tahun 2022 tentang panduan salat Idul Adha dan pelaksanaan kurban yang dikeluarkan Kemenag.

Diketahui, hingga saat ini di Maluku belum ditemukan hewan kurban yang terjangkit PMK.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved