Breaking News:

Maluku Terkini

Warga Pulau Buru Tewas Diterkam Buaya Saat Cari Ikan di Pantai

La Ode Kaharudin (46), warga Buru Selatan tewas diterkam buaya saat dia mencari ikan di laut.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Warga
Seekor buaya ditangkap warga Desa Pasir Putih, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Maluku, Selasa (21/6/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Warga Desa Pasir Putih, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, bernama La Ode Kaharudin (46) tewas diterkam buaya.

Kaharudin diterkam saat mencari ikan di tepi Pantai Kaki Air Kali Waeula, Desa Pasir Putih.

Camat Kepala Madan, Masri Mamulati mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Selasa (21/6/2022).

Saat itu, korban sempat meminta tolong.

Namun, saat warga yang sedang memancing menghampirinya, ia meminta warga tersebut mencari bantuan di kampung.

"Setelah itu korban sempat hilang, tapi tak lama setelah masyarakat Desa Pasir Putih dan Anggota Pos Angkatan Laut datang untuk mencari, akhirnya ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bekas gigitan buaya di sejumlah badan korban," kata Mamulaty, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Rabu (22/6/2022) siang.

Sejumlah warga Desa Pasir Putih, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, menangkap buaya, Selasa (21/6/2022) kemarin. Salah satu warga mereka tewas diterkam buaya.
Sejumlah warga Desa Pasir Putih, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, menangkap buaya, Selasa (21/6/2022) kemarin. Salah satu warga mereka tewas diterkam buaya. (Ist)

Baca juga: Rotasi Jabatan di Polda Maluku: Kabid Dokes hingga 3 Kapolres Ini Diganti

Baca juga: Kontingen Pesparawi Maluku Nyanyi di Bandara Pattimura, Videonya Viral di Tiktok

Dia mengungkapkan, peristiwa tersebut bukan baru pertama kali di Kecamatan Kepala Madan. Tapi, sudah berulang kali.

"Kami meminta kepada masyarakat ketika beraktivitas seperti mancing atau nangkap ikan menggunakan jaring agar berikhtiar, karena kejadian ini bukan pertama kali," ungkap Mamulaty.

Kemudian, pemerintah desa juga menghimbau kepada masyarakat, untuk tetap berhati-hati, ketika melaksanakan aktivitas di laut.

"Kejadian seperti ini pernah terjadi di beberapa desa, di antaranya Deda Bala-bala, Waepandang, Batu Layar, Biloro dan Fogi. Jadi pada prinsipnya masyarakat harus lebih berhati-hati," imbuhnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved