Breaking News:

Maluku Terkini

Dugaan Penyalahgunaan Dana Bos di Buru Tahun 2019-2021, Kadis PK Dua Kali Mangkir Panggilan Jaksa

Diantaranya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan (PK) Kabupaten Buru, Dahlan Kabau, dan Kepala UPTD Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Cabang Buru,

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Tampak ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejari Buru, Kamis (9/6/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah kepala dinas dan kepala sekolah di Kabupaten Buru telah diperiksa Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Tahun 2019-2021.

Diantaranya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan (PK) Kabupaten Buru, Dahlan Kabau, dan Kepala UPTD Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Cabang Buru, Ibrahim Sukunora.

Serta empat kepala sekolah lainnya, yang telah diperiksa sebagai saksi.

"Ada sejumlah kepala sekolah dan kepala dinas yang sudah diperiksa, terkait laporan penyalahgunaan dana BOS di SD, SMP dan SMA, Kabupaten Buru, Tahun 2019-2021," kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Buru, Yasser Samahati saat diwawancarai TribunAmbon.com, di kantor Kejari Buru, Kamis (9/6/2022).

Baca juga: Siap Diadili, Berkas Perkara Tagop Soulissa Masuk Pengadilan

Baca juga: Pembatalan Pelantikan Raja Latuhalat Belum Jelas, Warga Ancam Palang Jalan

Dia menyebutkan, dalam kasus tersebut Kadis PK Kabupaten Buru tidak pernah menghadiri dua kali panggilan jaksa.

"Sudah panggil kepala dinas selama dua kali, tapi tidak pernah hadir, dengan alasan ada sibuk dan sakit," ucapnya.

Namun, akan dilakukan panggilan ketiga.

"Kemungkinan minggu depan kita ada buat surat panggilan ketiga," tutur Samahati.

Dirinya menjelaskan, pemeriksaan saksi digelar berdasarkan laporan masyarakat, dan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"Jadi cuman dilaporkan hanya penyalagunaan dana bos, tapi tidak ada penjelasan penggunaannya seperti apa, dan berapa banyak anggaran yang digunakan," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved