Breaking News:

Jadi Tersangka, Pelaku Pembakar Acamali Hanya Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

pelaku dianggap telah melakukan tindakan kekerasan yang menyebabkan seseorang cacat seumur hidup.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Lukman
Pasien Acamali saat dibawa tim medis menuju ruangan operasi RSUD Masohi, Selasa (31/5/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM -  Polres Maluku Tengah akhirnya menetapkan pelaku pembakar almarhum Acamali, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Masohi Maluku Tengah jadi tersangka.

"Sudah ditetapkan jadi tersangka,"jawab Kasi Humas Polres Maluku Tengah, Iptu Ridho Masihin kepada TribunAmbon.com, Selasa (7/6/2022).

Iptu Ridho melanjutkan, pelaku dianggap telah melakukan tindakan kekerasan yang menyebabkan seseorang cacat seumur hidup.

"Ini kan tindakan perbuatan melawan hukum dimana perlakukan merupakan tindakan kekerasan atau penganiayaan berat yang menyebabkan seseorang atau orang lain cacat seumur hidup,"ujar Mantan Kapolsek Amahai itu.

Berdasarkan keterangan saksi dan bukti bukti yang ada lanjutnya, akhirnya pelaku ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres.

"Setelah penyidik menggali informasi dari para saksi, juga bukti bukti yang ada, maka disini status pelaku dinaikan menjadi tersangka,"jelasnya.

Lanjutnya, saat ini pelaku sudah ditahan dan diamankan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres setempat sambil menunggu proses hukum selanjutnya yakni penyerahan tersangka ke Kejaksaan Negeri setempat.

Atas perbuatannya itu, pelaku dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman paling lima tahun penjara.

"Pasal 351 ayat 2 KUHP yang menjelaskan tentang penganiayaan dengan luka berat sehingga diancam pidana penjara paling lama lima tahun," ujar Masihin.

Diketahui Acamali, menjadi korban pembakaran hidup-hidup pada Senin (30/5/2022) pagi.

Acamali dibakar Mahmud Refra karena korban dituduh mengambil handphone (HP) milik pelaku.

Menggunakan bensin, Mahmud membakar tubuh Acamali.

Akibat kejadian itu, Acamali harus dirawat di RSUD Masohi karena menderita luka bakar. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved