Breaking News:

Listrik di Ambon

Gelontorkan Rp 140 Juta, PLN Peduli Bantu 2 UMKM di Desa Rutah Maluku Tengah

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diberikan bantuan yakni KruPIKK Buah Naga dan Jajanan Mama Bhabin.

Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; PLN Maluku Maluku Utara
PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelontorkan Rp. 140 juta untuk membantu pelaku usaha di Desa Rutah, Maluku Tengah. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelontorkan Rp. 140 juta untuk membantu pelaku usaha di Desa Rutah, Maluku Tengah.

Kebijakan itu sebagai upaya PLN dalam peningkatan produktivitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diberikan bantuan yakni KruPIKK Buah Naga dan Jajanan Mama Bhabin.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Hermes E. Mozes Ansanay mengatakan UMKM merupakan garda terdepan dalam pertumbuhan ekonomi saat ini.

“Melalui program PLN Peduli ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta pendapatan masyarakat di Desa Rutah,” kata Hermes.

Bantuan yang diberikan berupa peralatan produksi dari kedua UMKM yang menjajakan berbagai makanan ringan tersebut.

Bukan hanya itu, PLN juga membantu menghubungkan kedua UMKM ini dengan pasar secara digital untuk perluasan pemasaran melalui marketplace PLN pada aplikasi PLN Mobile.

Baca juga: Tanam Pohon Produktif, PLN Dukung Penghijauan di Kabupaten Buru - Maluku

Baca juga: Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan, PLN Rutin Lakukan Pemeliharaan di Gardu Induk Hative Besar-Ambon

"Upaya ini dilakukan agar produk UMKM tidak hanya dikenal di Kabupaten Maluku Tengah saja tetapi dikenal di seluruh pelosok negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua kelompok UMKM KruPIKK Buah Naga, I Gusti Made Ayu Sri Udiani, menyampaikan terima kasihnya kepada PLN yang telah memberikan bantuan.

Kesempatan itu diakuinya akan diambil untuk menghasilkan produksi yang lebih besar dan diolah menjadi jajanan kekinian.

Ia Juga menambahkan, dengan adanya bantuan dari PLN ini meringankan dan memudahkan proses produksi KruPIKK Buah Naga.

Pasalnya sebelumnya proses pembuatan KruPIKK masih dilakukan secara manual.

Namun setelah mendapatkan bantuan dari PLN, semua proses menjadi terelektrifikasi dan lebih efisien.

Senada dengan hal itu, Ketua Kelompok UMKM Desa Rutah, Sri J. Latarissa, juga mengapresiasi Langkah PLN.

"Dengan adanya program PLN Peduli yang memberikan bantuan langsung kepada pengembangan UMKM di desa kami ini, tentu kami sangat terbantu dalam hal percepatan proses produksi dan meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi", tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved