Aliran Dana BOS Bermasalah, 26 Kepala Sekolah di Malteng Terancam Diganti
Sebanyak 26 kepala sekolah di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) tengah dalam pantauan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 26 kepala sekolah di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) tengah dalam pantauan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku.
Ke-26 kepala sekolah itu posisinya terancam diganti dengan orang lain akibat penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang bermasalah.
“Di Malteng itu, ada 26 kepala sekolah yang saat ini tengah dalam pemantauan, mereka menjadi bahan evaluasi akibat dari penggunaan dana BOS yang bermasalah,” kata Wakil ketua komisi IV DPRD Maluku, Ruslan Hurasan usai rapat bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Maluku di ruang kerja komisi, Selasa (31/5/2022).
Baca juga: Tok, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Namrole Divonis 19 Tahun Penjara
Kata dia, pantauan pengelolaan dana BOS juga akan dilaksanakan di 11 Kabupaten/Kota lainnya yang ada di Maluku secara bertahap.
“Tahap pertama di Malteng, kemudian nanti ke Maluku Tenggara (Malra), dan disusul dengan beberapa daerah lainnya yang ada di Maluku,” ungkapnya.
Lanjutnya, salah satu kepala sekolah yang siap diganti karena persoalan yang sama yakni pada SMK 6 Tanimbar.
Saat ini lanjutnya, Tim Dewan Pendidikan tengah mencari pengganti orang yang bakal menduduki posisi itu.
“Kalau hasil evaluasi sudah sampai pada tingkat audit dan sudah diputuskan untuk kepala sekolah SMK 6 Tanimbar diganti,” tandas Hurasan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ruslan-hurasan-dprd.jpg)