Breaking News:

Korupsi di Maluku

Setelah Pegawainya, Direktur CV Tuju Wali juga akan Diperiksa Kejari Buru

Sebelumnya, salah satu pegawai berinisial RSL (51), selaku pelaksana pada CV. Tuju Wali diperiksa Jaksa sebagai saksi, di kantor Kejari Buru, Jumat

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
Grafis TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi korupsi 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COMDirektur CV Tuju Wali bakal diperiksa kejaksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan pengadaan lampu jalan Tahun Anggaran 2018-2019.

Direncanakan, pemeriksaan digelar tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru Rabu (1/6/2022) pekan depan.

"Direktur perusahaan CV Tuju Wali berinisial AR (50), dijadwalkan bakal diperiksa sebagai saksi pada Rabu 1 Juni 2022," kata Kasubsi Penyidikan Kejari Buru Dhanitya Putra Prawira, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com melalui whatsapp, pukul 18:30 WIT, Jumat (27/5/2022) sore.

Dirinya mengungkapkan, surat pemanggilan terhadap saksi tersebut sudah diterbitkan.

"Suratnya sudah diterbitkan hari ini," pungkas Prawira.

Sebelumnya, salah satu pegawai berinisial RSL (51), selaku pelaksana pada CV. Tuju Wali diperiksa Jaksa sebagai saksi, di kantor Kejari Buru, Jumat (27/5/2022).

Baca juga: Diduga Terlibat Kasus Korupsi Pengadaan Lampu Jalan di Buru, Pegawai CV Tuju Wali Diperiksa Jaksa

Baca juga: Kasus Suap dan Gratifikasi Mantan Bupati Bursel Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Diberitakan, berdasarkan perhitungan sementara, kerugian keuangan negara dalam kasus pengadaan lampu jalan senilai Rp 3,2 miliar.

Diduga sebanyak 82 kepala desa terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi lampu jalan itu.

Dari 82 terduga, baru 15 kepala desa yang telah mengembalikan uang sebesar Rp. 212 juta.

Total 16 saksi telah diperiksa dalam perkara tersebut. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved