Breaking News:

Ayah Pemerkosa Anak di Bursel Minta Keringanan Hukuman, Jaksa: Tetap Tuntutan 20 Tahun Penjara

Jaksa penuntut umum menanggapi nota pembelaan atau pledoi Benry Nurlatu yang meminta keringanan hukuman usai memperkosa dua anak kandungnya.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
ist
Benry Nurlatu, pelaku pemerkosaan dua anak kandung di Buru Selatan, Maluku. 

TRIBUNAMBON.COM - Jaksa penuntut umum menanggapi nota pembelaan atau pledoi Benry Nurlatu yang meminta keringanan hukuman usai memperkosa dua anak kandungnya.

Kasi Pengelola Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Buru, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU), Stendo Sitania mengaku tetap pada tuntutan hukuman penjara 20 tahun penjara.

"Intinya pada tuntutan semula dan penegasan beberapa hal. Pada intinya kami menanggapi pleidoi tetap pada tuntutan dipersidangan kemarin," ujar dia saat dikonfirmasi TribunAmbon.com di Buru, Rabu (25/5/2022).

Sitania menuturkan pemberian tuntutan hukuman 20 tahun penjara tersebut sudah sesuai dengan amanat Undang-Undang.

Dia pun berharap majelis hakim memberikan hukuman terhadap ayah bejat itu, 20 tahun penjara atau bahkan lebih berat dari itu.

Pasalnya, Benry memerkosa dua putrinya yang masih bocah hingga salah satu korban meninggal dunia.

Kedua bocah yang menjadi korban perbuatan bejat ayahnya itu yakni FN yang masih berusia 5 tahun dan JN yang berusia 7 tahun.

Korban FN meningggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Namrole pada Rabu (9/2/2022).

Seperti diberitakan, Benry meminta keringanan hukuman dengan alasan sudah meminta maaf dan menyesali perbuatannya.

Selain itu, karena dia merasa berhak mendapat keringanan hukuman lantaran sejak awal dia tidak mempersulit proses hukum yang berlangsung.

Terkait dengan hukuman yang nanti akan dijatuhkan ke Benry, semuanya ada di tangan majelis hakim.

Diketahui, sidang putusan diagendakan pada 31 Mei 2022 mendatang. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved