Breaking News:

MAluku Terkini

Dinas Pendidikan Terbakar, Rumagia Minta Pemda Buru Pengadaan Lokasi Baru

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru, Abdul Rahman Rumagia berharap pemerintah daerah menyiapkan lahan dan membangun gedung

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru, Abdul Rahman Rumagia saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa (17/5/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru, Abdul Rahman Rumagia berharap pemerintah daerah menyiapkan lahan dan membangun gedung perkantoran.

Hal itu menyusul ludesnya kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dilalap si jago merah, Minggu (15/5/2022) kemarin.

Menurutnya, gedung yang terbakar sudah tidak layak ditempati, 

"Harapan saya, karena gedung maupun lokasi yang kita tempati sudah tidak layak lagi untuk Dinas PK, olehnya itu kami minta bagaimana pemerintah daerah (Pemda) bisa melihat ini, agar kita diberikan lokasi atau gedung yang baru, serta layak untuk ditempati," kata Rumagia saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa (17/5/2022).

Dia mengungkapkan, saat ini gedung aula difungsikan untuk sejumlah bagian, seperti Sub Bagian Keuangan, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, serta ruang Sekretaris dinas.

"Dengan kondisi sekarang ini, saya telah menyiapkan ruang aula, untuk disekat buat Sub Bagian Keuangan, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, serta ruang Sekertaris dinas, agar aktivitas tetap berjalan," terang Rumagia.

Baca juga: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buru Terbakar, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Baca juga: Digeledah KPK, Pelayanan Publik di Pemkot Ambon Tetap Berjalan

Selanjutnya, gedung yang nantinya ditempati sementara oleh Kepala Dinas, yakni ruang koordinator pengawas (Korwas) Dinas PK Kabupaten Buru.

Diketahui, kebakaran ini terjadi diduga lantaran adanya arus pendek listrik atau korsleting.

Hal tersebut diungkapkan Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda M.Y.S Djamaluddin.

"Dugaan sementara terjadinya kebakaran karena korsleting listrik," kata dia, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Minggu malam.

Dirinya menjelaskan, kobaran api tersebut berasal dari belakang kantor Dinas PK, sekitar pukul 16:00 WIT.

"Menurut keterangan saksi, pada pukul 16.00 WIT, ketika mencuci piring saksi terkejut melihat kobaran api berasal dari belakang kantor tersebut, karena api semakin membesar, saksi takut dan kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil anaknya dan lari keluar," jelas Djamaluddin.

Beruntungnya lanjut dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Namun barang serta dokumen penting ludes terbakar. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved