Breaking News:

Korupsi di Maluku

Ungkap Kasus Korupsi Lampu Jalan di Buru, Sejumlah Kepala Desa Bakal Diperiksa Besok

Sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Buru akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengadaan lampu jalan

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi Kasus Korupsi 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah kepala desa di Kabupaten Buru akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengadaan lampu jalan tahun 2018-2019.

Pemanggilan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru direncanakan, Kamis (12/5/2022) besok.

Hal ini disampaikan Kasi Intel Kejari Buru Dwiana Martanto, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com melalui whatsapp, Selasa (10/5/2022) siang.

"Rencana Kamis kita mulai melakukan pemanggilan-pemanggilan," kata Martanto.

Ia menjelaskan, masalah pengadaan lampu jalan di Kabupaten Buru sudah termaksud tindakan mark up.

Baca juga: Belum Masuk Ambon, Ini Langkah Dinkes Cegah Hepatitis Akut

Baca juga: Beroperasi Normal, Ini Jadwal Kapal Perintis di Maluku Selasa 10 Mei 2022

"Harga jual sekitar Rp 2,7 juta sampai Rp 2,9 juta di masing-masing desa, seharusnya tidak semahal itu, ini sudah masuk mark up," jelas Martanto.

Lanjutnya, dalam tahap penyidikan sudah ditemukan adanya perbuatan melawan hukum.

Dan penyidikan masih terus berlanjut hingga ditemukan tersangka.

Besar kerugian keuangan negara juga belum diketahui pasti.

"Setelah penyidikan usai baru bisa ditemukan ada atau tidaknya kerugian negara," ujarnya.

Diberitakan, diduga sebanyak 82 Kepala Desa yang terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi lampu jalan itu.

Dari 82 terduga, baru 15 kepala desa yang telah mengembalikan uang sebesar Rp. 212 juta. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved