Sabtu, 11 April 2026

Pentahbisan Uskup Amboina

Hari Ini, Monsinyur Seno Ngutra Ditahbiskan jadi Uskup Amboina

Monsinyur Seno Ngutra akan ditahbiskan sebagai Uskup Diosis Amboina menggantikan Monsinyur Petrus Canisius Mandagi.

Istimewa
AMBON: Ketua Panitia Pentahbisan Uskup Seno Ngutra, Pastor Ignasius Refo didampingi sekretarisnya saat konferensi pers di Keuskupan Amboina, Rabu (20/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Monsinyur Seno Ngutra akan ditahbiskan sebagai Uskup Diosis Amboina menggantikan Monsinyur Petrus Canisius Mandagi.

Pentahbisan akan berlangsung Sabtu (23/4/2022) pukul 16.00 WIT,.

Pentahbisan akan dipimpin oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Monsinyur Piere Pioppo sebagai penahbis pertama dan Monsinyur Petrus Canisius Mandagi sebagai penahbis kedua di Gereja Katedral Santo Fransiskus Xaverius.

Mgr. Petrus Canisius Mandagi kini telah bertugas di Keuskupan Agung Merauke sejak November 2020 lalu.

Sebelumnya, rangkaian pentahbisan telah dimulai dengan Misa Vesper di Katedral Santo Fransiskus Xaverius Kota Ambon, Jumat (22/4) petang.

Baca juga: Pentahbisan Uskup Diosis Amboina, Jalan Pattimura Bakal Ditutup Sementara Waktu

Misa yang dipimpin Uskup Manado Monsinyur Benedictus Rolly itu berbeda dengan yang dilakukan setiap sore oleh umat Katolik.

Pasalnya seluruh unsur doa dibawakan dalam bentuk pujian dan mayoritas teks doa berasal dari Kitab Mazmur dalam Alkitab.

Serta, dilakukan pemberkatan Insignia atau pemberkatan terhadap semua atribut yang dibawa secara langsung dari Vatikan dan akan dipakai oleh uskup baru dalam tugas penggembalaan sepanjang hidupnya.

Yakni mitra atau topi utama, cincin, tongkat, kalung salib, serta takhta uskup.

Sementara itu, Seno Ngutra telah ditetapkan (dipromulgasikan) sebagai Uskup Diosis Amboina oleh Tahta Suci, Paus Fransiskus, pada 8 Desember 2021 lalu.

“Dipilih oleh Tahta Suci Vatikan dan bersifat seumur hidup. Karena jabatannya, Uskup Inno Ngutra menjadi bagian dari Jajaran Para Uskup sedunia (Collegium Episcopal), yang mengemban tugas rasul dan secara istimewa bertugas di Keuskupannya sebagai nabi yang mengajar, imam yang memimpin perayaan ibadah dan pemimpin umat Katolik,” kata Vicaris Keuskupan Amboina, Pastor Ignasius Refo dalam keterangan, Rabu (20/4/2022) lalu.

Sebelumnya, semua Uskup Keuskupan Amboina berasal dari Tarekat Hati Kudus Yesus atau Missionarii Sacratissimi Cordis lesu (MSC).

Untuk diketahui, tahbisan uskup Amboina terakhir sekitar 27 tahun lalu yakni Uskup Petrus Canisius Mandagi pada 18 September 1994.

Uskup merupakan pimpinan gereja Katolik setempat atau keuskupan yang dipilih oleh Tahta Suci Vatikan dan bersifat seumur hidup, serta menjadi bagian dalam jajaran para uskup sedunia.

Penetapan dan penahbisan Uskup Seno Ngutra menyedot perhatian umat Katolik karena merupakan peristiwa langka.

Lantaran sebuah keuskupan hanya memiliki seorang uskup sebagai pemimpin dan masa baktinya berlangsung sampai usia 75 tahun.

Nantinya, Monsinyur Seno Ngutra yang berusia 50 tahun akan menjadi Uskup Amboina selama 25 tahun hingga dinyatakan pensiun pada usia 75 tahun.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved