Breaking News:

Maluku Terkini

Kabar Terbaru Kasus Ayah Rudapaksa Anaknya hingga Tewas di Namrole; Segera Diadili di PN Namlea

Benry Nurlatu (33), pelaku pemerkosaan terhadap dua putri kandungnya sendiri hingga salah satu korban meninggal dunia dalam waktu dekat akan diadili.

Humas Polres Buru
Penyidik Polsek Namrole, Polres Pulau Buru, menyerahkan Bendry Andri Nurlatu alias Ben ke Kejasaan Negeri Buru, Senin (4/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Benry Nurlatu (33), pelaku pemerkosaan terhadap dua putri kandungnya sendiri hingga salah satu korban meninggal dunia dalam waktu dekat akan diadili di Pengadilan Negeri Namlea.

Saat ini, polisi telah melimpahkan berkas perkaranya ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Buru.

"Sudah P21. Kemarin, penyidik unit reskrim Polsek Namrole sudahmenyerahkan tersangka pencabulan atas nama Bendry Andri Nurlatu alias Ben," ucap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat, Selasa (5/4/2022).

Dengan penyerahan tersangka dan barang bukti ini lanjutnya, kasus ini sudah siap untuk di sidangkan.

Baca juga: Bejat! Benry Nurlatu Rudapaksa 2 Anak Kandungnya yang Masih Usia 5 & 7 Tahun

Baca juga: Pelaku Rudapaksa Anak Hingga Meninggal di Pulau Buru Terancam Penjara Seumur Hidup

Seperti diketahui, tersangka Bendry Nurlatu memerkosa dua putrinya yang masih bocah hingga salah satu korban meninggal dunia.

Kedua bocah yang menjadi korban perbuatan bejat ayahnya itu yakni FN yang masih berusia 5 tahun dan JN yang berusia 7 tahun.

Korban FN sendiri telah meningggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Namrole pada Rabu (9/2/2022).

Pria 33 tahun itu kemudian melarikan diri sampai ke hutan setelah sekian lama melakukan aksi kejinya itu.

Kasus itu sendiri menjadi perhatian Kapolda Maluku hingga dibentuk tim khusus untuk mengejarnya.

Tersangka yang merasa cemas akhirnya menyerahkan diri. Ia diantar oleh keluarganya ke polisi.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan pasal berlapis tentang Tindak Pidana Pencabulan terhadap Anak Dibawah Umur dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved