8 Tips Buka Puasa yang Baik untuk Kesehatan, Hindari Makanan Berlemak
Pola makan saat berpuasa tentu sangat berpengaruh bagi kesehatan, penting untuk mengatur menu makan yang seimbang saat berpuasa.
Penulis: Fitriana Andriyani | Editor: sinatrya tyas puspita
TRIBUNAMBON.COM - Pola makan saat berpuasa tentu sangat berpengaruh bagi kesehatan.
Simaklah tips menentukan menu buka puasa yang baik untuk kesehatan berikut ini.
Saat berpuasa, kita tidak makan dan minum selama lebih dari 12 jam.
Rasa lapar dan haus setelah berpuasa membuat kita merasa ingin 'balas dendam' dengan mengonsumsi makanan dan minuman apapun yang disukai.
Hal ini tentu kurang baik bagi kesehatan karena kemungkinan besar kandungan nutrisinya tak seimbang dan tak sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Maka dari itu, penting untuk mengatur menu makan yang seimbang saat berpuasa.
Berikut tips menentukan menu buka puasa yang sehat, dirangkum TribunAmbon.com dari Al Arabiya English.
Baca juga: Ini Kata MUI soal Hukum Mencicipi Makanan saat Puasa
1. Minum sebelum makan
Isilah perut yang kosong saat berpuasa pertama kali dengan meminum banyak cairan seperti air, jus atau susu.
Minum terlebih dahulu dapat mencegah dehidrasi dan menyediakan cairan esinsial yang dibutuhkan tubuh.
Air tetap menjadi sumber hidrasi yang baik untuk tubuh Anda.
Minumlah 1 atau 2 gelas air sebelum makan.
Usahakan untuk tidak minum di sela-sela makan demi menghindari gangguan pada proses pencernaan.
Berhati-hatilah dengan minuman khas Ramadan seperti kolak atau es buah arena mengandung banyak gula dan kalori.
Baca juga: Inilah Sunnah Berbuka Puasa dengan Kurma
2. Berbuka puasa dengan kurma
Dalam tradisi Arab, kurma dimakan pada awal sahur.
Karena kurma memiliki kandungan gula alami yang bergizi dan mamberikan energi yang diperlukan tubuh.
Jika Anda merasa pusing saat berpuasa, kemungkinan besar penyebabnya adalah gula darah rendah.
Maka dari itu, mulailah berbuka puasa dengan 2 atau 3 butir kurma untuk mengembalikan kadar gula dalam tubuh.
3. Sup
Sup merupakan hidangan yang sangat diperlukan saat buka puasa.
Sup yang kaya akan air dapat membantu untuk melembapkan.
4. Sayur-sayuran
Sayuran kaya akan vitamin, mineral, serat dan menyediakan begitu banyak nutrisi dalam kalori yang sangat sedikit.
Semakin beragam sayur yang dikonsumsi, semakin banyak manfaatnya.
Sayur juga memberikan rasa kenyang agar Anda tak terlalu banyak makan makanan utama.
Baca juga: Apakah Menggosok Gigi dan Berkumur Membatalkan Puasa? Ini Kata Ustaz
5. Pilih jenis karbohidrat yang baik
Makanan saat berbuka harus mengandung sumber karbohidrat, terutama karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti dan kentang.
Karbohidrat kompleks menyediakan sumber energi yang lebih stabil dan berkelanjutan selain serat dan mineral.
6. Makanan berprotein tanpa lemak
Saat berbuka puasa, usahakan mengonsumsi protein berkualitas tinggi yang sangat mudah dicerna dan mengandung semua asam amino esensial.
Protein itu bermanfaat untuk membangun dan mempertahankan massa otot.
Makanan yang mengandung protein berkualitas tinggi dan lengkap antara lain daging sapi, susu, yogurt, telur, keju, ikan, dan unggas.
Pilihlah protein tanpa lemak untuk mendapatkan manfaat dengan sedikit lemak jenuh.
Sertakan ikan, ayam tanpa kulit dan produk susu rendah lemak.
Jika Anda vegetarian, Anda dapat memilih sumber protein lain seperti kacang-kacangan.
7. Jangan makan dengan terburu-buru
Jangan terburu-buru dalam menghabiskan makanan Anda.
Setelah tak makan sepanjang hari, kelebihan makanan bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah lambung lainnya.
Berbukalah dengan ringan yang mencakup porsi makanan yang masuk akal.
Mengontrol porsi makan adalah kunvi untuk tetap sehat dan mencegah penambahan berat badan.
Sebagai aturan praktis, jangan melebihi jumlah porsi makan siang di hari-hari biasa.
8. Hindari makanan yang tinggi lemak, garam dan gula
Jika memungkinkan, hindarilah makanan berat yang mengandung terlalu banyak lemak jahat, garam dan gula saat berbuka puasa.
Saat memasak, buatlah resep makanan yang lebih sehat dengan cara merebus, memanggang, dan mengukus.
Usahakan tak memakan makanan yang digoreng.
Tambahkan bumbu dan rempah-rempah sebagai pengganti garam untuk membumbui makanan.
Dan penggunaan gula untuk makanan atau minuman manis bisa diganti dengan konsumsi buah-buahan.
(TribunAmbon.com/Fitriana Andriyani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/buka-puasa-ramadan.jpg)