Harga Minyak Goreng
2 Distributor Besar di Ambon Ini Diduga Timbun Minyak Goreng, Begini Indikasinya
Dugaan aksi timbun minyak goreng ini muncul setelah Komisi II DPRD Kota Ambon lakukan pengawasan pekan lalu.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dua distributor besar di Kota Ambon ini diduga timbun minyak goreng.
Yakni PT Gema Rejeki - Passo dan PT Tri Samudera.
Dugaan aksi timbun minyak goreng ini muncul setelah Komisi II DPRD Kota Ambon lakukan pengawasan di lapangan, pekan lalu.
Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Astrid Soplantila mengatakan, kedua distributor itu kedapatan menjual stok lama minyak goreng dengan harga baru yang tentunya lebih mahal.
Astrid melanjutkan, anehnya saat penetapan minyak goreng satu harga Rp14 ribu di seluruh Indonesia, sempat terjadi kelangkaan di Kota Ambon.
Baca juga: Daftar Harga Minyak Goreng di Alfamart dan Indomaret Hari Ini: Paling Murah Amanda Rp 22.000/1 Liter
Setelah pemerintah mencabut kebijakan tersebut, barulah tidak lagi terjadi kelangkaan namun harganya melambung tinggi.
“Ini sudah masuk kategori menimbun barang, kalau stok lama masih ada dengan jumlah yang banyak berarti ujung-ujungnya kita timbun karena nanti ada konsekuensi kenaikan harga di kemudian hari,” kata Astrid, Senin (4/4/2022).
Seharusnya kata dia, jika stok lama harus dijual dengan harga yang lama.
Kalaupun stok baru masuk dan masih ada stok lama, dijual dulu stok yang lama dan jika sudah habis baru dijual stok yang baru dengan harga baru.
“Logikanya itu begini ya, kalau stok yang lama dijual dengan harga lama, nanti kalau stok baru masuk baru dijual lagi dengan harga baru. Kalaupun stok yang baru masuk dan masih ada stok lama kita jual dulu stok yang lama karena ini berkaitan dengan masa kadaluarsanya,” terangnya.
Ia meminta, kedua distributor ini bisa secepatnya menstabilkan harga jual.
Mengingat, saat ini masyarakat Muslim maupun Kristen tengah memasuki hari-hari besar keagamaan yakni bulan suci Ramadan dan Peneguhan Sidi.
“Ini bulan puasa dan Peneguhan Sidi jadi kita harap bisa stabilkan harganya. Bagaimana masyarakat mau sejahtera kalau distributor begini,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/anggota-komisi-ii-dprd-kota-ambon-astrid-soplantila11.jpg)