Breaking News:

Ambon Hari Ini

Sistem Pilkades E-Voting Perdana di Desa Latta dan Galala – Ambon Batal, Balik Ke Manual

Wailulu mengatakan dibutuhkan tambahan waktu satu hingga dua bulan untuk proses pelelangan pengadaan barang.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Pemerintah Kota Ambon, Emma Waliulu kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (28/3/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sistem Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dengan elektronik voting atau E-voting batal digunakan secara perdana.

E-voting yang direncanakan dibuat di dua desa yakni Latta dan Galala itu batal lantaran panitia membutuhkan waktu lebih untuk pelelangan.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Pemerintah Kota Ambon, Emma Waliulu kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (28/3/2022).

Wailulu mengatakan dibutuhkan tambahan waktu satu hingga dua bulan untuk proses pelelangan pengadaan barang.

“Kita sudah buat telaah staf kali ini untuk dua desa yang e-voting kita tidak laksanakan jadi kita secara manual serentak karena kalau pentahapan e-voting pasti makan wktu terkait pengadaan alat yang mau digunakan membutuhkan waktu 1-2 bulan untuk pelaksanaan lelang dan sebagainya,” kata Wailulu.

Sementara proses Pilkades serentak harus di gelar paling lambat pada bulan April 2022 sebelum Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy dan Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler habis masa kepemimpinan pada Mei mendatang.

Baca juga: Menumpuk, dalam Enam Menit Tiga Warga Kedapatan Buang Sampah di Jalanan Gunung Malintang - Ambon

Baca juga: Sampah di Gunung Malintang - Ambon Meluber Hingga ke Badan Jalan, Ada Mesin Cuci

Alhasil, pilkades E-voting diganti menjadi pencoblosan manual.

“Karena kita dimintakan untuk segera jadi kita laksanakan secara manual yang penting hasilnya Kades definitif yang ada di desa terwujud sesuai harapan masyarakat,” tambahnya.

Lanjutnya, saat Pilkades serentak direncanakan kembali akan digelar pada 7 April mendatang.

Proses pentahapan terus dilakukan oleh panitia termasuk Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Desa dan Negeri itu juga telah disebarkan.

“Semua sudah siap di 8 desa mulai dari DPS sudah semua desa sudah melaksanakan itu juga sudah konsultasi dengan KPU dan sudah berikan DPS ke kita dan sudah sebarkan ke desa-desa,” lanjutnya.

Bahkan di beberapa desa, sudah dilakukan pengundian nomor urut bakal calon.

“Pentahapan yang sementara jalan sudah sampai di pendaftaran bakal calon bahkan tadi sudah ada satu desa yakni Latta sudah masuk pada tahap pengundian nomor urut sesuai time schedule yang kita laksanakan jadi selama ini sudah jalan,” tandasnya.

Untuk diketahui, ada delapan Desa dan 1 Negeri di Ambon yang akan menggelar Pilkades Serentak.

Yakni, Desa Wayame, Negeri Lama, Poka, Hunuth, Nania, Waiheru, Latta, dan desa Galala, dan Negeri Hative Kecil. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved