Breaking News:

Ditetapkan Tersangka Pencemaran Nama Baik Luhut, Haris Azhar: Saya Bisa Dipenjara, Kebenaran Tidak

"Fisik saya, dan juga saya yakin saudara Fatia, kita bisa dipenjara. Namun, kebenaran yang kita bicarakan tidak bisa dipenjara," kata Haris Azhar.

wartakota
Haris Azhar buka suara terkait penetapan dirinya dan Fatia sebagai tersangka.Haris Azhar pun buka suara terkait penetapan dirinya dan Fatia sebagai tersangka pencemaran nama baik Luhut Binsar. 

TRIBUNAMBON.COM - Aktivis Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik Luhut Binsar Pandjaitan.

Kabar tersebut telah dikonformasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

"Iya keduanya ( Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti) sudah jadi tersangka," kata Zulpan saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (19/3/2022).

Haris Azhar pun buka suara terkait penetapan dirinya dan Fatia sebagai tersangka.

Ia mengaku, meski fisiknya dipenjara, kebenaran yang diungkapnya.

“Badan saya, fisik saya, dan juga saya yakin saudara Fatia, kita bisa dipenjara. Namun, kebenaran yang kita bicarakan dalam video di YouTube itu tidak bisa dipenjara,” kata Haris seperti dikutip dalam konferensi pers, Sabtu (19/3/2022).

Baca juga: MTQ di Kepulauan Tanimbar, Amir Rumra; Laboratorium Keberagaman Hanya Ada di Maluku

Adapun pernyataan Haris Azhar yang menyeretnya dalam kasus ini yaitu terkait faktor Ekonomi dan Politik di balik Penempatan Intan Jaya Papua tak bisa dipenjara.

“Penderitaan orang Papua tidak bisa diberangus dan ditempatkan dalam penjara. Penderitaan orang Papua, terutama di Intan Jaya, dia akan terus menjerit untuk mencari pertolongan,” imbuhnya.

Ia mengaku merasa mendapat kehormatan saat ditetapkan sebagai tersangka.

Bahkan, ia merasa mendapatkan sebuah fasilitas dari negara karena sudah mengungkap sebuah fakta.

“Saya anggap itu sebagai sebuah hormatan buat saya, atau saya anggap sebagai fasilitas negara yang diberikan kepada saya ketika kita membicarakan atau membantu mengungkap sebuah fakta,” ujarnya.

Baca juga: Luhut Minta Optimalkan Yos Sudarso dan Perikanan Tantui, Wakil Rakyat; Itu Bukan Jalan Keluar

Kuasa hukum Haris, Nurkholis Hidayat, memastikan kliennya dan Fatia akan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Senin (21/3/2022), untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Kami sampaikan kepada rekan-rekan media bahwa keduanya akan dengan senang hati menghadiri proses pemanggilan tersebut, pemeriksaan tersebut," kata Nurkholis dalam konferensi pers, Sabtu (19/3/2022).

Nurkholis menuturkan, berdasarkan surat panggilan yang diterima, Haris akan menjalani pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB, setelah itu Fatia akan diperiksa pukul 14.00 WIB.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved