Breaking News:

Oknum Pegawai Kejaksaan di Seram Bagian Barat Perkosa Anak Penyandang Disabilitas

Seorang pegawai di Kantor Kejaksaan Negeri Piru Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku dilaporkan ke polisi lantaran diduga telah memerkosa remaja.

thestar.com.my
pelecehan seksual ilustrasi 

TRIBUNAMBON.COM - Seorang pegawai di Kantor Kejaksaan Negeri Piru Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku dilaporkan ke polisi lantaran diduga telah memerkosa remaja perempuan berusia 12 tahun.

Oknum pegawai kejaksaan berinisial JL (56) ini dilaporkan ke kantor Polres Seram Bagian Barat setelah orangtua korban mengetahui insiden yang menimpa anak mereka. Adapun Surat Tanda Terima Laporan kasus tersebut bernomor STTL/34/III/2022/SPKT/Polres Seram Bagian Barat/Polda Maluku.

Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Dennie Andreas membenarkan adanya insiden tersebut.

Menurut Dennie, perbuatan tidak senonoh yang dilakukan oknum pegawai kejaksaan terhadap korban berlangsung pada 1 Maret 2022.

Kasus itu kemudian langsung dilaporkan orangtua korban ke polisi. “Laporan itu sudah ada. Sebelum saya di sini (bertugas) sudah kami dalami,” kata Dennie saat dihubungi dari Ambon, Senin (14/3/2022).

Baca juga: Deretan Fakta Pembunuhan Siswi SMA di Masohi, Kronologi hingga Korban Dibuang ke Gorong-gorong

Baca juga: Awal Mula Kasus Korupsi Seragam Satpol PP yang Menjerat Asnawy Gay hingga Dituntut 4 Tahun Penjara

Insiden pemerkosaan terhadap korban bermula saat korban sedang bermain dengan anak perempuan terduga pelaku di depan rumah pelaku di Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat.

"Iya betul (di rumah terduga pelaku)," ujarnya.

Saat itu terduga pelaku kemudian menyuruh anak perempuannya untuk pergi membeli rokok. Selanjutnya terduga pelaku memanggil korban dan menyuruhnya masuk ke rumah.

Setelah berada di dalam rumah, terduga pelaku kemudian membawa korban ke kamar mandi dan korban kemudian diperkosa.

Dennie mengakui perbuatan oknum jaksa terhadap bocah perempuan yang masih berusia 12 tahun ini terjadi di rumah terduga pelaku di Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Terkait kasus itu, penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk orangtua korban.

Saat ini, kata dia, kasus tersebut masih terus didalami oleh penyidik. “Masih kita dalami, sekarang masih terus pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya. 

Korban Penyandang Disabilitas

Remaja perempuan berusia 12 tahun yang menjadi korban pemerkosaan oleh oknum jaksa di Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku ternyata seorang penyandang disabilitas.

Hal itu diungkapkan Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Dennie Andreas kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Senin (14/3/2022). “Betul korban penyandang disabilitas,” kata Dennie melalui telepon.

Kasus ini sendiri masuk ke ranah hukum setelah orangtua korban melaporkan kejadian itu ke Polres Seram Bagian Barat pada 1 Maret 2022 lalu.

Menurut Andreas saat ini pihaknya telah menangani kasus tersebut. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan. Meski begitu penyidik belum memeriksa terduga pelaku.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved