Breaking News:

Temuan Mayat di Masohi

Kronologi Penemuan Mayat Perempuan di Gorong-gorong Dekat Pos Kota Masohi, Kakinya Terikat Tali

Sesosok mayat perempuan ditemukan di gorong-gorong samping Penginapan Samudra sekitaran Pos Kota Masohi, Maluku Tengah.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/Lukman
MASOHI: Sejumlah Aparat Polres Maluku Tengah tampak sedang mengangkat mayat perempuan yang ditemukan di dalam selokan di kawasan Bundara Kota Masohi, Maluku Tengah Rabu (9/3/2022) sore. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Sesosok mayat perempuan ditemukan di gorong-gorong samping Penginapan Samudra sekitaran Pos Kota Masohi, Maluku Tengah.

Mayat perempuan itu tepatnya ditemukan di Jalan Abdullah Soulissa RT. 01 Kelurahan Ampera, Kawasan Bundaran Kota Masohi, Maluku Tengah, Rabu (9/3/2022) kemarin.

Saat ditemukan, mayat perempuan itu tampak mengenakan baju kaos berwarna biru dan celana legging.

Kaki sebelah kiri wanita tersebut juga terikat dengan seutas tali.

Kini, mayat perempuan itu telah dievakuasi pihak kepolisian.

Baca juga: Sosok Renal, Korban KKB Asal Ambon di Mata Keluarganya; Almarhum Sangat Baik dan Penyayang

Baca juga: Jadi 1 dari 10 Pemilik Yamaha Fazzio di Ambon, Owner Kopi Dolo; Saya Suka Modelnya

Penemuan mayat perempuan itu berawal dari dua warga yang sedang mencari udang.

Mereka, Ali Yusri Renleew (20) dan Hardi Luanmase (24). Keduanya disebut sebagai orang yang pertama kali temukan mayat perempuan tanpa identitas tersebut.

Bermula pada Selasa (8/3/2022), Ali dan Hardi berangkat dari rumah di lorong Cassanova, Kelurahan Letwaru Kecamatan Kota Masohi menuju ke gorong-gorong yang terletak di Tugu Ir. Soekarno.

Sesampai di tugu yang berlokasi di Jalan Pattimura ini, keduanya masuk ke gorong-gorong dan berjalan kaki menyusuri gorong-gorong dengan menggunakan alat senter berupa Handphone dan sebilah parang.

Setelah melakukan pencarian udang kurang lebih sepanjang 1 KM tepatnya di depan Perpustakaan Daerah Maluku Tengah, keduanya mencium aroma bau menyengat.

Namun kedua saksi tidak menghiraukan dan menganggap bau yang menyengat tersebut berasal dari bangkai hewan yang telah mati dan tetap melanjutkan pencarian udang.

"Sesampainya di dalam gorong-gorong yang terletak di Bundaran Kota Masohi saksi Ali Yusri melihat sesosok mayat perempuan tanpa identitas dalam keadaan tergeletak dengan posisi kaki terikat tali," jelas Kasi Humas Polres Maluku Tengah, IPTU Rido Masihin.

"Karena merasa takut kedua saksi langsung bergegas lari keluar gorong-gorong," tambah Masihin.

Meski temukan mayat pada Selasa malam, kedua saksi tidak langsung melapor ke polisi.

Baru pada Rabu 9 Maret 2022 pukul 15.00 Wit, keduanya menceritakan penemuan mayat Arier Ely dan kemudian melaporkan informasi tersebut kepada Polres Maluku Tengah.

Sorenya, korban baru dievakuasi. Kemudian korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Masohi untuk dilakukan VER oleh Dokter Umum RSUD Masohi dr. Fetrisya Siauta.

Sementara terkait dengan penyebab kematian kata Rido, belum bisa disimpulkan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved