Breaking News:

Gubernur Cup Maluku

Penutupan Gubernur Cup IPSI Maluku, Salampessy Pastikan Sanksi Perguruan Silat yang Tak Ikut Aturan

Pertandingan seru serta drama antar perguruan silat pun menjadi sajian tersendiri bagi para atlet olahraga warisan leluhur tersebut.

TribunAmbon.com/ Ridwan Tuasamu
PENCAK SILAT - Pertandingan Semifinal Gubernur Cup IPSI Maluku 2022, Senin (7/3/2022) sore. Perguruan Silat Garuda Mas Pusura masih mempertahankan tradisi masuk 3 besar dengan Raihan 6 medali emas dan 1 medali perak pada turnamen Gubernur Cup IPSI Maluku 2022 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Turnamen Gubernur Cup Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Maluku tahun 2022 sukses terselenggara di Gedung Sporthall Karang Panjang, Ambon Selasa (8/3/2022) siang.

Sebanyak 18 kontingen dari seluruh Maluku telah menampilkan bibit-bibit pesilat muda pada gelanggang arena.

Pertandingan seru serta drama antar perguruan silat pun menjadi sajian tersendiri bagi para atlet olahraga warisan leluhur tersebut.

Namun, sebuah insiden yang tak perlu, sempat terjadi saat laga panas pada kelas A Putra Dewasa (45-50 kilogram) antara atlet Garuda Mas Pusura, Ilhamsyah Arifin melawan atlet Perguruan Silat Tapak Suci.

Saat itu, teknik guntingan dari atlet Tapak Suci sudah mengenai atlet Pusura dan wasit mengesahkan jatuhan tersebut.

Namun pelatih Pusura melakukan protes, lantaran menilai telah terjadi kontak sebelumnya sehingga harusnya jatuhan merupakan milik Pusura.

Baca juga: Modal 13 Medali Emas, PSHT Maluku Tengah Boyong Piala Bergilir Gubernur Cup IPSI Maluku 2022

Baca juga: Lahir dan Besar di Ambon, Ini Profil Hennils Tamaela Pemenang Casting Sinetron Ikatan Cinta Season 2

Juri pun dikumpulkan untuk menentukan hasil protes yang dilakukan tersebut dan benar saja, jatuhan sah diberikan kepada atlet Pusura.

Penambahan 3 poin pun untuk Ilhamsyah.

Merasa tak terima, 3 kontingen Tapak Suci langsung mengundurkan diri dari turnamen bergengsi hajatan IPSI Maluku bersama Gubernur tersebut.

Merespon hal tersebut, Ketua Umum IPSI Maluku, Djalaluddin Salampessy mengatakan akan mempelajari kembali insiden yang terjadi dan tak segan akan memberikan sanksi kepada perguruan silat yang terbukti tak mematuhi anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

"Kepada perguruan silat yang tak mematuhi aturan pertandingan kami pastikan akan kami berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga," tandasnya.

Diketahui, peraih juara umum 1 pada kompetisi tersebut yakni perguruan silat Naga Hitam dari Seram Bagian Barat, disusul Garuda Mas Pusura Kota Ambon di nomor 2, dan Persinas Asad kepulauan Buru menempati urutan ke 3.

Nantinya para juara dari kompetisi tersebut akan dibina dan dipersiapkan untuk mengikuti even-even berikutnya di skala Maluku.(*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved