Breaking News:

Maluku Terkini

Kapolsek Waesama Ajak Masyarakat Adat Pulau Buru Selesaikan Masalah Pakai Siri Pinang

Kapolsek Waesama, Ipda Bastian Tuhuteru mengajak masyarakat adat Pulau Buru menyelesaikan masalah menggunakan siri pinang.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi
Kapolsek Waesama, Ipda Bastian Tuhuteru mengajak masyarakat adat Pulau Buru menyelesaikan masalah menggunakan siri pinang. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kapolsek Waesama, Ipda Bastian Tuhuteru mengajak masyarakat adat Pulau Buru menyelesaikan masalah menggunakan siri pinang.

Program tersebut dinamakan Siri Pinang Kamtibmas Polsek Waesama, yang bertujuan menyelesaikan masalah masyarakat adat.

Serta mendekatkan Polri dengan masyarakat adat, baik di daerah pegunungan maupun di pesisir pantai pada wilayah Kecamatan Waesama, untuk sama-sama menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Dengan adanya program Siri Pinang Kamtibmas Polsek Waesama, kami dapat menyelesaikan masalah di Dusun Wasalai dan Dusun Tabat, Desa Wamsisi, setelah hari kemarin sempat ada perkelahian antar pemuda," ungkap Tuhuteru kepada TribunAmbon.com, Sabtu (5/3/2022).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Buru, Maluku, Sudah Capai 70 Persen

Baca juga: 658 Anak Usia 6 hingga 11 Tahun di Pulau Buru sudah Divaksin dari Target 14.428 Orang

Dirinya mengungkapkan, mayoritas masyarakat di wilayah tugasnya, ketika ada masalah jarang untuk diselesaikan dengan baik, atau melalui musyawarah.

"Di Kecamatan Waesama 80 persen masyarakat adat Pulau Buru, dan kita tau bahwa di sini sering terjadi tindakan kriminal, lewat inovasi ini, untuk kita lebih mendekatkan diri dengan mereka," ucap Tuhuteru.

Ia menjelaskan, kenapa harus menggunakan hal tersebut, karena mereka lebih identik dengan siri pinang.

"Siri pinang merupakan simbol dari masyarakat adat Pulau Buru, jadi ketika duduk bercerita, mereka sambil makan siri pinang, jadi saya padukan konsep kultur budaya itu dalam satu program tersebut," ucapnya.

Menurutnya, selama ini masyarakat adat jarang ketemu dengan polisi, bahkan ada yang takut dengan polisi, namun melalui program ini sehingga mereka bisa lebih terbiasa dengan polisi, ketika ada masalah mereka lebih cepat melaporkan.

"Kedepan inovasi Siri Pinang Kamtibmas ini akan rutin dilaksanakan, kita mendatangani dusun dan desa orang adat di Kecamatan Waesama, sambil mendengarkan keluhan, saran serta masukan, terkait dengan permasalahan yang ada," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved